Riset: Kebanyakan Main Gadget Bikin Bayi Susah Tidur

Ilustrasi pengguna smartphone (source: participaction.com)

Technologue.id, Jakarta – Efek penggunaan gadget nyata adanya. Bahkan tak cuma mengganggu pola hidup orang dewasa, anak kecil pun merasakan dampak negatif dari penggunaan perangkat berlayar sentuh, yaitu susah tidur.

Melansir Engadget (17/04/17), para peneliti dari Birbeck University of London menemukan bahwa bayi berumur enam sampai 11 bulan yang bermain smartphone atau tablet memiliki jam tidur yang lebih rendah daripada bayi yang belum memainkan perangkat elektronik tersebut. Survei yang melibatkan 715 orang tua ini juga menyimpulkan bahwa setiap jam yang dihabiskan bermain perangkat berlayar sentuh, maka jam tidur bayi berkurang 15,6 menit.

Hal ini tentu tidaklah sehat. Soalnya, ketika bayi tidur, otaknya sedang aktif berkembang. Aktivitas yang biasa disebut neuroplasticity atau kemampuan memahami sebagai respons akan adanya perubahan situasi dan lingkungan ini sedang tinggi-tingginya saat bayi.

Kendati demikian, riset ini belum bisa dijadikan patokan utama. Sebab, riset hubungan antara smartphone dan tablet dengan potensi gangguan tidur pada anak masih sangat baru. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut agar dapat sampai pada kesimpulan untuk melarang bayi menggunakan gadget.

Apalagi, riset lain yang juga dilakukan oleh kelompok peneliti yang sama juga menemukan kalau penggunaan gadget juga punya manfaat positif. Di penelitian sebelumnya, perkembangan motorik bayi bisa terbantu karena penggunaan gadget.

 

Baca juga:

Survei: Bill Gates Layak Jadi Capres AS

Digaji Tinggi, Wanita Suka Pekerjaan Ini

Advertiser Lebih Tertarik Beriklan di Instagram daripada Snapchat