Technologue.id, Jakarta – Teknologi telekomunikasi yang berkembang pesat membuat tren penggunaannya makin luas. Diperkirakan jumlah pengguna internet cepat bakalan mencapai 4 miliar dan perangkat terkoneksi mencapai 100 miliar di tahun 2025.

Angka fantastik itu menjadikan industri telekomunikasi kian seksi. Namun demikian, para penyedia layanan telekomunikasi harus melakukan peningkatan di sisi infrastruktur maupun teknologi supaya bisa memenuhi kebutuhan konektivitas pelangganya yang makin besar dan beragam bentuk rupanya.

Huawei memperkenalkan konsep baru yang diyakini bakalan jadi inti dari kebutuhan teknologi konektivitas di masa depan. Konsep itu disebut ROADS yang berisi ‘Real-time, On-demand, All-online, DIY (Do It Yourself) dan Social’.

“Transformasi dari pengalaman pelanggan membawa kita pada tantangan sekaligus peluang. Kebanyakan operator global memulai transformasi digital tetapi in tidak bisa dilakukan dalam satu langkah,” ujar Liu Haosheng, CEO Huawei Indonesia.

- Advertisement -

IMG_8325

Pada perhelatan 3rd Indonesia ICT Carnival 2016 – New ICT, New Games yang berlangsung di Hotel Raffles Jakarta, Huawei memamerkan konsep ROADS yang ditampilkan dalam berbagai penerapan secara langsung.

Aplikasi solusi telekomunikasi dari Huawei itu diklaim akan meningkatkan kemampuan operator melayani pelanggannya secara customer centric dari gaya lawas yang network centric. Optimalisasi layanan dan nilai tambah lain diakui Huawei bisa membantu operator meraih pendapatan yang lebih tinggi.

“Huawei memiliki rangkaian solusi teknologi telekomunikasi yang dibutuhkan operator untuk menjaawab kebutuhan konsumennya. Tren pasar yang makin digital bisa dijawab dengan rangkaian produk kita,” kata Very Jodi Sihotang, Senior Solution Manager Huawei Indonesia.

Baca juga : 
ZTE: OPERATOR TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA BUTUH LAYANAN BERBASIS IOT DAN NFV
AGNOSTHING, LAPAK KONGKOW PENGEMBANG PLATFORM IOT LOKAL
BLUETOOTH 5 RESMI DIKENALKAN, SIAP DUKUNG IOT

Share this