Jakarta, Technologue.id - Game horor populer Roblox, 99 Nights in the Forest, dikabarkan segera meninggalkan dunia virtual dan melangkah ke layar lebar. Adaptasi live-action ini digarap oleh 20th Century Studios dengan melibatkan dua nama besar Hollywood. Josh Cooley dipercaya menulis naskah, sementara Sam Raimi masuk sebagai produser bersama Rob Tapert.
Proyek ini langsung mencuri perhatian karena kombinasi keduanya terbilang tidak main-main. 20th Century Studios disebut sudah mengantongi hak untuk membawa game tersebut ke bioskop. Meski begitu, studio masih menyimpan rapat berbagai detail penting mengenai proyek adaptasi tersebut.
Josh Cooley Jadi Penulis Naskah
Keterlibatan Josh Cooley menjadi salah satu alasan proyek ini terasa menarik. Ia bukan nama baru di industri film karena punya pengalaman menggarap berbagai proyek besar. Cooley sebelumnya ikut menulis Inside Out yang mendapat nominasi Oscar pada 2016.
Film tersebut masuk nominasi kategori Best Original Screenplay berkat cerita yang kuat. Setelah itu, Cooley menyutradarai Toy Story 4 yang meraih penghargaan Oscar. Film animasi itu memenangkan kategori Best Animated Feature dalam ajang bergengsi tersebut.
Cooley kemudian melanjutkan kariernya lewat berbagai proyek berskala besar. Film terbarunya adalah Transformers One yang tayang pada 2024. Film animasi itu menghadirkan jajaran pengisi suara bertabur bintang Hollywood.
Chris Hemsworth, Brian Tyree Henry, Scarlett Johansson, dan Keegan-Michael Key ikut mengisi karakter. Selain itu, Steve Buscemi, Laurence Fishburne, dan Jon Hamm juga terlibat. Pengalaman Cooley membuat adaptasi live-action 99 Nights in the Forest semakin dinantikan.
Baca Juga:
Sam Raimi Bawa Pengalaman Horor
Adapun nama Sam Raimi tentu sudah tidak asing bagi penggemar film horor. Ia terkenal sebagai sutradara trilogi Evil Dead yang menjadi salah satu karya ikoniknya. Raimi juga menggarap trilogi Spider-Man yang dibintangi Tobey Maguire.
Selain itu, ia menyutradarai Doctor Strange in the Multiverse of Madness dari Marvel. Daftar film Raimi juga mencakup Darkman dan Oz the Great and Powerful. Ia juga terlibat dalam film Send Help yang menambah daftar proyeknya di genre menegangkan.
Kini, pengalaman Raimi akan bertemu dengan dunia horor Roblox yang cukup populer. Kombinasi tersebut membuat proyek 99 Nights in the Forest terasa semakin menarik perhatian. Raimi tidak bekerja sendirian karena akan memproduseri film bersama Rob Tapert.
Keduanya akan menjalankan proyek tersebut melalui perusahaan produksi milik mereka. Langkah ini menegaskan bahwa proyek adaptasi game tidak sekadar ikut-ikutan tren semata. Sejumlah penggemar pun berharap hasilnya mampu memenuhi ekspektasi.
Cerita Film Masih Misterius
Untuk sekarang, detail cerita adaptasi 99 Nights in the Forest masih jadi rahasia. Pihak studio juga belum mengungkap bagaimana konsep game akan menjadi cerita layar lebar. Laporan yang beredar menyebut 20th Century Studios sempat menerima berbagai proposal dari penulis lain.
Namun, studio akhirnya memilih konsep yang ditawarkan Josh Cooley untuk proyek tersebut. Keputusan itu tentu menambah rasa penasaran terhadap arah cerita versi filmnya. Pasalnya, Cooley harus mengubah pengalaman bermain survival horror menjadi cerita yang cocok untuk bioskop.
Adaptasi game ke film memang bukan konsep baru di Hollywood. Namun, proyek ini menarik karena menggabungkan popularitas Roblox dengan pengalaman kreatif Sam Raimi dan Josh Cooley. Sejumlah proyek adaptasi lain juga tengah mencuri perhatian, seperti proyek live-action Naruto yang ramai dibicarakan.
Versi Game Punya Konsep Survival
Game aslinya pertama kali meluncur di Roblox pada 2025. Dalam permainan tersebut, pemain harus bertahan selama 99 malam di sebuah hutan berhantu. Pemain tidak sekadar bersembunyi karena mereka juga harus membangun kamp selama bertahan hidup.
Selain itu, pemain memiliki misi mencari empat anak yang menghilang di dalam hutan. Ancaman juga tidak hanya berasal dari kondisi lingkungan yang berbahaya. Pemain harus menghadapi rusa agresif serta berbagai makhluk berbahaya lainnya.
Konsep tersebut membuat permainan terasa seperti perpaduan eksplorasi, bertahan hidup, dan teror. Karena itu, materi cerita dari game tersebut sebenarnya cukup menarik untuk dikembangkan menjadi film. Elemen ketegangan menjadi nilai jual utama yang bisa dieksplorasi di layar lebar.
Industri hiburan Tanah Air juga terus bergerak dengan berbagai inovasi layanan. Salah satunya terlihat dari langkah layanan CATCHPLAY yang memperluas kontennya. Tren adaptasi dan konten lintas platform pun semakin menguat di pasar global.
Popularitas di Roblox Sudah Gila-Gilaan
Meski baru berusia sekitar satu tahun, popularitas 99 Nights in the Forest sudah sangat besar. Game tersebut bahkan disebut sebagai permainan dengan jumlah kunjungan terbanyak ketujuh sepanjang sejarah Roblox. Jumlah kunjungannya telah menembus lebih dari 29 miliar kali.
Sementara itu, rating pemainnya berada di kisaran 90,6 persen. Angka tersebut menunjukkan besarnya perhatian pemain terhadap game survival tersebut. Tidak mengherankan jika kesuksesan itu akhirnya menarik perhatian studio film besar.
Fenomena game Roblox memang kerap melahirkan komunitas penggemar yang loyal. Popularitas yang masif ini menjadi modal awal yang kuat bagi sebuah adaptasi film. Studio pun dinilai punya peluang besar untuk menyasar penonton muda yang akrab dengan game tersebut.
Di sisi lain, berbagai proyek adaptasi game dan anime terus bermunculan. Bahkan, adaptasi Resident Evil terbaru turut menyita perhatian dengan pendekatan yang berbeda. Hal ini menandakan genre horor dan survival masih menjadi magnet bagi industri film.
Kapan Tayang?
Untuk saat ini, belum ada informasi mengenai pemeran yang akan mengisi film tersebut. Studio juga belum mengumumkan siapa sutradara live-action yang akan menangani produksi. Jadwal produksi dan tanggal rilis film juga masih belum dirilis.
Artinya, penggemar masih harus menunggu cukup lama sebelum mendapatkan informasi lebih lengkap. Yang sudah pasti, Sam Raimi akan berada di belakang layar sebagai produser bersama Rob Tapert. Sementara itu, Josh Cooley bertugas menyiapkan naskah untuk membawa dunia game menuju layar lebar.
Jika seluruh elemen tersebut berjalan sesuai rencana, film ini punya fondasi cerita yang cukup unik. Kombinasi popularitas game, pengalaman produser, dan kepiawaian penulis naskah menjadi modal awal yang menjanjikan. Kini, penggemar Roblox dan pencinta horor tinggal menunggu kejutan berikutnya dari 20th Century Studios.