Rupanya Tidak Sedikit Petinggi Uber yang Hengkang

Rupanya Tidak Sedikit Petinggi Uber yang Hengkang (source: Business of Apps)

Technologue.id, Jakarta – Pendiri dan CEO dari Uber, Travis Kalanick resmi mundir pada 20 Juni lalu. Kabar yang cukup menghebohkan dunia transportasi berbasis online tersebut, rupanya diperparah dengan daftar petinggi Uber lainnya yang telah hengkang dari perusahaan, bahkan jumlahnya tidak sedikit.

Dilansir dari Mashable (23/6/2017), sebuah diagram yang menampilkan nama petinggi Uber tampil dengan dihiasi waktu hengkangnya dari masing-masing nama. Dari 22 nama yang tampil, terdapat 14 nama yang diketahui juga telah melepas jabatannya sebagai petinggi dari perusahan asal California, Amerika Serikat tersebut.

Berikut diagram petinggi Uber (source: Mashable)

Mundurnya keempat belas nama dari jabatan kursi petinggi Uber tersebut rupanya telah dimulai sejak Februari, yang dimulai oleh Raffi Krikorian selaku Senior Director of Enginering at Advanced Technologies Center. Setelah itu, ketiga belas nama pun menyusul, yang diakhiri oleh Travis Kalanick yang dipaksa mundur oleh para investor.

Dari diagram yang secara gamblang menampilkan kosongnya kursi executive di kubu Uber tersebut juga dapat diketahui jika, masih terdapat 8 nama yang bertahan di posisinya. Selain itu, ada dua nama tambahan yang masuk sebagai petinggi baru, guna mengisi beberapa posisi.

Nama orang baru pertama yang tampil di perusahaan tersebut adalah Frances Frei, yang akan mengisi posisi SVP of Leadership and Strategi. Sedangkan, orang baru selanjutnya adalah Bozona Saint John, yang akan menduduki jabatan Chief Brand Officer.

Beberapa posisi kosong juga dikabarkan akan diisi oleh pegawai lama Uber. Seperti contohnya, David Richer yang dipromosikan untuk mengisi kursi kosong SVP of Business, Jill Hazelbaker yang dipromosikan menjadi Comms Head, Daniel Graf yang diangkat menjadi VP of Product and Growth, dan Eric Meyhofer yang diangkat menjadi Head of Autonomous Driving.

Baca juga:

CEO Uber Mundur dari Jabatannya, Karena Tekanan Investor?

Kehilangan CFO, Uber Rugi Lebih dari Rp9,4 Triliun!

Warga Balikpapan dan Makassar Sudah Bisa Cicipi Layanan UberX