Saatnya Snapchat Iri ke Instagram

Snapchat vs Instagram (source: Mashable)

Technologue.id, Jakarta – Bagi Snapchat, Agustus 2016 bisa jadi adalah momen paling menjengkelkan sepanjang lima tahun mereka berdiri hingga kini. Pasalnya, di saat itu Instagram meresmikan Stories, fitur baru yang amat mirip dengan fitur yang lebih dulu mereka kenalkan.

Hal ini ternyata makin buruk hari demi hari. Hingga April lalu misalnya, Instagram mengaku fitur Stories-nya telah digunakan di seluruh dunia, dengan 200 pengguna aktif tiap bulannya. Pertumbuhan jumlah pengguna tersebut terbilang cukup impresif. Sebab, Oktober 2016 lalu atau dua bulan pasca dirilis, pemakainya baru mencapai 100 juta orang.

Bulan ini, platform berbagi foto dan video yang dimiliki Facebook Inc. itu mengklaim jumlahnya telah bertambah. Menurut Global Head of Sales Facebook, Carolyn Everson, setidaknya 250 juta orang memakai Instagram Stories setiap harinya.

Mengutip AndroidAuthority (21/06/17), Instagram Stories kini punya pengguna yang lebih banyak dari kompetitornya. Bulan lalu, Snapchat baru digunakan 166 juta orang saja sehari-hari.

Yang juga tak kalah menarik adalah fitur ini kian disukai para pemasar. Dari data yang diungkap oleh Everson, ada satu juta Stories yang datang dari advertiser. Kebiasaan masyarakat yang terus menerus mengonsumsi Stories telah menjadi lahan pemasukan baru bagi Instagram, terbukti dari sisipan Stories berbayar yang ada di antara Stories dari akun-akun yang Anda follow.

Seperti yang mungkin telah Anda ketahui, Snapchat adalah platform pertama yang memopulerkan fitur di mana user bisa mengunggah foto dan video yang akan menghilang secara otomatis setelah 24 jam. Sudah ada sejak tahun 2013, tiga tahun berselang Instagram mengadopsi fitur serupa dan langsung populer selama kurang dari setahun di tengah 700 jutaan penggunanya saat ini.

 

Baca juga:

Kini Instagram Memiliki Fitur untuk Menyembunyikan Foto

Instagram di Android Bisa Digunakan Secara Offline

Fitur Snapchat Kembali Ditemui di Instagram