Technologue.id, Jakarta – Dinilai ketinggalan zaman, Adobe Flash mulai tak didukung oleh browser-browser kenamaan. Safari hanya salah satunya.

Engineer Apple, Ricky Mondello, mengungkapkan bahwa Safari 10 akan menonaktifkan Adobe Flash secara default. Engadget menuliskan (15/6/16) kalau pengguna browser yang diusung oleh macOS Sierra itu membuka situs yang memiliki Flash dan HTML5, maka Safari akan membuka elemen HTML5-nya.

Namun jika sebuah laman butuh mengaktifkan Flash, akan muncul pop-up window yang akan menanyakan user, apakah berniat mengaktifkan Flash-nya atau tidak.

Sekadar mengingatkan, sudah ada sejumlah browser yang tidak mengakomodasi Flash lagi. Chrome adalah salah satu browser terlama yang sudah mulai memblokir iklan Flash, yakni sejak setahun lalu. Sementara Microsoft Edge beberapa waktu lalu menyatakan hanya akan menayangkan Flash kalau elemen tersebut adalah elemen terpenting dalam sebuah laman, seperti game atau video.

Share this