Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Saking Tenarnya, Raksasa Teknologi Ini Jadi Sasaran Phishing
SHARE:

Technologue.id - Perusahaan keamanan siber, Check Point baru saja mengungkapkan sejumlah merek dagang di bidang teknologi yang sering digunakan untuk phishing. Laporan menyebut Apple menjadi yang teratas dalam hal ini.

Dilansir dari laman resminya pada Sabtu (2/5/2020), nama besar Apple menduduki posisi teratas yang sering digunakan untuk aktifitas phishing pada kuartal pertama 2020. Padahal pada kuartal empat tahun sebelumnya Apple berada di posisi ke-7.

Baca Juga:

Pandemi Corona, Serangan Siber Meningkat


Menurut laporan tersebut, hal ini bisa terjadi lantaran Apple tengah hangat-hangatnya menjadi topik perbincangan terkait produk terbarunya. Situasi ini yang dimanfaatkan para penjahat siber.

"Hal ini sebagian karena Apple belum lama ini meluncurkan Apple Watch terbaru. Di sini, penjahat melakukan ekspoitasi online buzz untuk meluncurkan beberapa upaya pencurian kredensial," ujar Check Point.

Perusahaan siber yang berbasis di Tel Aviv, Israel ini juga menyebut serangan phising yang dilakukan paling banyak berjenis web phishing. Dengan persentase 59% yang memanfaatkan nama Apple, Netflix, PayPal, dan eBay.

Baca Juga:

Asia Tenggara Jadi Target Sebaran Spyware


Kemudian berjenis mobile phishing yang mencatut merek Netflix, Apple, WhatsApp, dan Chase dengan persentase 23%. Disusul pada phising dalam bentuk email yang mengatasnamakan sebagai Yahoo, Microsoft, Outlook, dan Amazon sebesar 18%.

Serangan phising sendiri tercatat meningkat pada kuartal pertama 2020 ini. Hal ini tidak lepas dari pandemi Corona yang memaksa banyak orang menggunakan internet dalam segala aktifitas yang tentu merupakan sasaran empuk bagi para penjahat siber.

SHARE:

Google One Akan Lenyapkan Fitur VPN

WhatsApp Diprotes Gara-Gara Turunkan Batas Usia Pengguna Jadi 13 Tahun