Samsung Galaxy Movie Studio Adu Kreator Muda Bikin Film Pakai Smartphone

Technologue.id, Jakarta – Samsung kembali menggelar sebuah ajang lomba membuat konten video menggunakan smartphone yang bertajuk Samsung Galaxy Movie Studio (GMS). Samsung GMS season kedua ini menggandeng Festival Film Indonesia (FFI) dalam mengembangkan potensi anak muda Indonesia untuk menghasilkan konten video sekelas film layar lebar.

Lewat riset yang Samsung, lebih dari 70 persen masyarakat Indonesia gemar membuat konten video lewat smartphone mereka.

Baca Juga:
Upaya CSR ‘Love & Care’ Samsung Dipuji di Asia-Pacific SABRE Awards 2020

Miranda Warokka, IT & Mobile Marketing Director, Samsung Electronics Indonesia, mengatakan inovasi terdepan yang dibenamkan pada Galaxy Note20 series dan Galaxy S20 series memberikan peluang kepada anak muda Indonesia untuk membuat konten video seperti layaknya film.

“Galaxy Note20 yang terbaru memiliki teknologi kamera terdepan melalui fitur Pro Video Mode dengan kualitas 8K dan ratio 21:9 yang menghadirkan pengalaman menonton sinematik di layar ponsel, adjustable zoom speed, fitur slow motion yang demikian halus membuat adegan lebih dramatis dan multisource audio yang akan membuat video menjadi lebih hidup,” katanya, saat konferensi pers online, Selasa (6/10/2020).

Selain lomba, Samsung Galaxy Movie Studio berkolaborasi dengan Cerita Sinema FFI akan membuka terdiri 4 (empat) kelas online workshop yang memberikan kesempatan untuk mempelajari lebih dalam seluruh proses dari pembuatan film menggunakan Samsung Galaxy Note20 Ultra yang memiliki banyak fitur video canggih.

Baca Juga:
Dukung Belajar Online, Samsung Tawarkan Smartphone Sejutaan dengan Bonus Kuota Berlimpah

Workshop penulisan naskah akan dimentori oleh Gina S.Noer, workshop pra produksi yang akan dimentori Lala Timothy, workshop produksi yang akan dimentori oleh Yandy Laurens, hingga pasca-produksi yang juga termasuk tahap distribusi yang akan dimentori oleh Ernest Prakasa.

“Melalui Galaxy Movie Studio ini Samsung memberikan kesempatan kepada semua anak muda Indonesia untuk bertemu sekaligus menimba ilmu langsung dari para sutradara kawakan,” ungkap Miranda.

Tahap pertama kompetisi film pendek ini akan dimulai pada 7 – 23 Oktober 2020. Kompetisi ini terbuka bagi seluruh pengguna Samsung, dengan catatan berusia 18 – 35 tahun dan berdomisili Jabodetabek.