Technologue.id, Jakarta – Konsumen di Taiwan hanya dapat mengakses layanan 4G mulai 2019 karena pemerintah setempat akan menutup layanan 3G pada akhir tahun ini, mengutip laporan media lokal Taiwan (17/12/2018).

Saat ini, sebagian besar penduduk di Taiwan telah beralih ke jaringan 4G. Namun demikian, masih ada lebih 200.000 konsumen yang menggunakan 3G.

Langkah terbaru Taiwan untuk menutup jaringan 3G mengikuti keputusan sebelumnya untuk menghapus semua jaringan 2G pada 1 Juli 2017, karena regulator lokal dan operator telekomunikasi terus mendorong pengembangan jangkauan jaringan 4G.

Baca Juga:
5G Tiba, Nasib 2G dan 3G Masih Aman?

Pada Maret tahun ini, jumlah pengguna 4G telah melebihi populasi di Taiwan. Sementara menurut data, pada pertengahan November, jumlah pengguna 3G telah menurun menjadi sekitar 228.000 orang, dari 5,5 juta pada tahun 2017.

- Advertisement -

Hal ini mendorong operator lokal untuk meluncurkan insentif dan promosi agar pengguna 3G beralih ke paket 4G terbaru.

Baca Juga:
Huawei: 4G ke 5G Bisa dengan Update Software

Sementara itu, jadwal penyebaran 5G di Taiwan masih belum pasti karena pasar pada umumnya percaya bahwa pemerintah tidak akan menerbitkan lisensi 5G hingga 2020. Ini bisa berarti Taiwan tertinggal dari negara maju lain di mana uji coba 5G telah dimulai, dengan Jepang telah memulai uji coba kembali pada tahun 2014.

Awal bulan ini, pemerintah Cina memberi lisensi spektrum 5G kepada tiga operator telekomunikasi besar negara itu -China Mobile, China Telecom, dan China Unicom- untuk membantu mereka menyelesaikan uji coba 5G.

Dari sisi perangkat, brand smartphone tersohor seperti Samsung dan Huawei juga mengumumkan rencana untuk meluncurkan smartphone 5G pada tahun 2019.