Tehnologue.id, Jawa Barat – Vivo mendobrak tren smartphone dengan rangkaian fitur canggih soal fotografi mobile. Vendor asal Tiongkok itu memperkenalkan Elevating Front Camera (EFC) dengan membenamkan kamera selfie yang bisa mencuat alias ‘pop up’ di salah satu V-series yaitu V15.

Vivo V15 menjadi V-series pertama di Indonesia yang mengusung teknologi kamera pop up generasi ketiga dari sisi atas smartphone beresolusi 32MP.

Baca Juga:
Di Depan Air Mancur Terbesar, Vivo V15 Resmi Diluncurkan

Soal durabilitas, Vivo mengklaim teknologi kamera pop up di Vivo V15 sudah sangat tangguh dan cepat. Kamera ini bisa dinaik-turunkan hingga 50.000 kali dan bisa menahan tekanan hingga 15kg. Durasi untuk kameranya naik dan turun hanya sebesar 0,46 detik.

- Advertisement -

Selain itu, kamera pop up Vivo ini juga tahan terhadap suhu ekstrim di bawah minus 10 derajat Celcius hingga 55 derajat Celcius.

“Kami melindungi sistem mekanisme pop up camera dengan metal plate, jadi aman banget dan sangat bisa diandalkan. Kalau untuk kekuatan kamera turun-naiknya bisa digunakan selama 5 tahun,” ujar Yoga Samiaji, Senior Product Manager Vivo Indonesia, usai acara launching Vivo V15, di Purwakarta, Selasa (6/3/2019).

Baca Juga:
Menjajal Kamera Pop Up Vivo V15

Terlihat perbedaan yang cukup signifikan pada penempatan pop up camera pada Vivo V15. Jika sebelumnya pop up camera pada Apex dan Nex terdapat di sisi kiri desain smartphone Vivo V15 menempatkan motor penggerak pop up camera pada sisi kanan.

Dengan menggunakan kamera depan berbentuk pop up, bentang layar Vivo V15 pun menjadi lebih luas dengan rasio mencapai 95,9% sehingga disebut sebagai ultimate all screen. Dengan layar seutuhnya ini, Vivo menyembunyikan beberapa sensor pendukung di sebelah kanan tanpa mengurangi fungsinya.

Vivo juga tidak melupakan kamera belakangnya. Vivo V15 punya tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama, sensor ultra wide, dan sensor depth untuk foto bokeh. Ketiga kamera ini dan kamera depannya juga didukung oleh kecerdasan buatan (AI).