Cetak Tumor Otaknya dengan 3D Printer, Pria Ini Direkrut Apple

Technologue.id, Jakarta – Seorang pria yang mencetak tumor pada otaknya sendiri dengan 3D printer, Steven Keating dipekerjakan oleh Apple. Walau masih terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas Teknologi Massachusetts, hal itu tak mempengaruhi perusahaan mendiang Steve Jobs tersebut.

Dikutip dari Gadget Snow (24/4/2017), masih belum diketahui posisi yang akan diberikan Apple kepada Keating. Kemungkinannya adalah pria itu mengisi mendapat posisi di tim kesehatan atau tim lain yang sesuai dengan jalur pendidikan yang ditempuhnya.

Keating sendiri menggemparkan dunia dengan mencetak otaknya ketika divonis mengalami Tumor di bagian tersebut, di tahun 2015. Metode pencetakan pun dilakukan berdasarkan pengalaman serta pengetahuannya sendiri.

Dirinya membeberkan bahwa telah berhasil mengumpulkan data kesehatannya sendiri sebanyak 75GB. Dengan begitu, tak heran bila pria yang kurang beruntung sekaligus sangat beruntung tersebut tampil sebagai perwakilan dari Apple di Konfrensi tahunan Sage Bionetworks “Assembly”, yang diadakan di Seattle, Amerika Serikat.

Dia bercerita, untuk menghadapi permasalahannya tersebut Keating mengambil keputusan untuk mempelajari jaringan otak di sebuah sekolah kedokteran. Alasan lain dari keputusannya tersebut adlah untuk mengumpulkan data medisnya sendiri.

Apple saat ini pun diketahui dengan mengembangkan sebuah sensor yang dapat bekerja secara non-inasif dan berguna untuk memantau kadar gula seseorang, dan Keating mungkin adalah salah satu dari anggota tim risetnya. Bila sensor tersebut berhasil, maka tak perlu lagi aktifitas pengambilan darah dilakukan dengan jarum.

Dan, Apple Watch bisa menjadi perangkat yang wajib dimiliki oleh semua orang, yang ingin tetap terpantau kesehatannya.

 

Baca juga:

Apple Bangun Parkiran Luas, Tesla: Mobil Masa Depan Tak Butuh itu

Coba Kejar Microsoft, Apple Masih Tertatih-Tatih

Ini Bukti Apple Tetap Tangguh di Tengah Gempuran Android dan Windows