Technologue.id, Jakarta – Setelah lebih dari sepekan diluncurkan, OPPO mengumumkan target penjualan OPPO F5 sebanyak 48.000 unit dalam acara bertajuk First Experience yang berlangsung di Mall Central Park, Jakarta, 16 hingga 19 November 2017. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan OPPO F3 yang mencapai 30.000 unit dalam waktu yang sama. Raihan ini juga jauh melampaui angka pre-order OPPO F1s mencapai 17.000 unit dalam sepekan terakhir setelah diluncurkan.

“Dalam kurun waktu 8 hari pre-order, F1s mencapai 17.000 unit dan F3 tembus 30.000 unit. Kami berharap F5 mampu melampaui F3 dan F1s dalam waktu yang sama dengan angka 30.000 unit,” ujar Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia.

Aryo Meidianto, PR Manager OPPO Indonesia menjelaskan target penjualan OPPO F5 (Technologue.id/Donnie Pratama Putra)

OPPO optimis dapat mencapai angka penjualan ini karena F5 dilengkapi dengan teknologi yang belum ada di produk OPPO yang sebelumnya yaitu A.I. Beauty Recognition Technology, Facial Unlock dan Game Acceleration. A.I. Beauty Technology ini merupakan kecerdasan buatan yang mampu mendeteksi 254 titik wajah sehingga menghasilkan selfie yang lebih alami. Sementara teknologi facial unlock ini mampu membuka kunci smartphone OPPO F5 dalam waktu kurang dari 1 detik.

Sedangkan fitur Game Acceleration hanya dikhususkan untuk bermain game AOV dengan frame rate diatas 30 fps dengan maksimum frame rate sebesar 60 fps. Menghadirkan pengalaman yang lebih seru saat bermain game AOV, OPPO F5 dibubuhi layar FHD berukuran 6 inci dengan resolusi (1080 x 2160p). Sokongan chipset Mediatek Helio P30 dengan prosesor ARM Mali G71 MP2 berkecepatan 800MHz, OPPO F5 sanggup melibas game AOV dengan lancar.

- Advertisement -

Pada kesempatan yang sama Pang Sui Yen, Senior Manager Corporate Sales International Mediatek menyatakan bahwa prosesor Mediatek Helio P23 merupakan prosesor dengan spesifikasi yang premium dan sangat cocok untuk OPPO F5.

“Arsitektur dari prosesor ini memungkinkan konsumsi energi yang lebih rendah dan performa yang 50% lebih tinggi jika dibandingkan dengan prosesor lain di kelas yang sama,” tutup Yen.