Technologue.id, Jakarta – Esok Huawei akan meluncurkan smartphone flagship saat ini, Mate 30 Pro, ke pasar Indonesia. Proses registrasi online yang telah dibuka awal bulan lalu pun dibanjiri ribuan konsumen yang ingin memiliki perangkat premium ini lebih cepat.

Sejak pertama kali fase Registrasion of Interest (ROI) pada 2 November 2019 hingga 11 November 2019, tercatat lebih dari 6.500 konsumen yang melakukan registrasi dan berharap menjadi yang pertama untuk mendapatkan Mate 30 Pro. Setelah proses ROI ini, nantinya mereka akan dipilih untuk dapat melaju ke tahap berikutnya yakni periode pre-order.

Baca Juga:
Huawei Buka ‘Antrian Online’ Huawei Mate 30 Pro

Kemudian pada masa pre order, konsumen akan mendapatkan keuntungan tambahan, yakni layanan jaminan garansi satu tahun berarti menjadi 24 bulan dan garansi layar selama 3 bulan.

Terdapat juga berbagai hadiah menarik, seperti FreeLace dan casing ponsel, voucher Huawei senilai Rp 350 ribu yang dapat digunakan di Huawei AppGallery, serta subsidi Rp 1 juta untuk trade in.

Konsumen yang berhasil terpilih untuk pembelian pre-order dapat melakukan pengambilan barangnya mulai tanggal 23 November hingga 29 November.

Mengandalkan fitur kameranya, menjadikan Mate 30 Pro sebagai smartphone dengan kamera terbaik dan memperoleh skor tinggi, yakni 121 poin.

Baca Juga:
Huawei Mate 30 Series Siap Masuk Indonesia

Mengusung berbagai teknologi seperti 40MP Cine Camera untuk pembuatan film atau video, 40MP SuperSensing Camera yang mendetail, 8MP Telephoto Camera untuk zoom yang maksimal, hingga 3D Depth Sensing Camera untuk efek bokeh terbaik, tentu saja Mate 30 Pro menjadi kamera yang dinanti-nantikan untuk penggemar mobile photography.

Hal ini diamini oleh Dian Savitri, pendiri komunitas Fotografi HLIG, Dian mengatakan bahwa teknologi kamera di smartphone Huawei memang semakin mirip dengan hasil foto jika menggunakan kamera Leica langsung, dengan detail dan ketajaman warna selayaknya hasil fotografi profesional.

“Melihat foto dan video yang dihasilkan oleh HUAWEI Mate 30 Pro, hal pertama yang melintas di pikiran saya adalah, ini ‘semakin Leica’, teknologinya sudah semakin dikembangkan, terutama untuk pengambilan video atau menghasilkan film,” ujar Dian.