Technologue.id, Jakarta – Tak terasa, 23 Agustus 2016 menandai setahun perjalanan Samsung Pay. Di ulang tahun pertamanya, Samsung mengklaim sistem pembayaran berbasis mobile-nya itu telah menampung 100 juta transaksi.

Jumlah itu pun diyakini akan segera bertambah, karena vendor yang lahir di Negeri Ginseng tersebut bakal menyebarkan Samsung Pay ke negara lainnya, sebut saja Rusia, Hong Kong, hingga negara tetangga Malaysia. Sementara sampai sekarang, kompetitor Apple Pay dan Android Pay itu sudah menduduki delapan negara dari empat benua.

Samsung Pay sendiri adalah platform pembayaran yang tak cuma menjanjikan kemudahan transaksi, tetapi juga keamanan. Dibanding kompetitor serupanya, Samsung Pay juga punya kelebihan tersendiri. Sebab, Samsung Pay tak cuma bisa mendukung pembayaran berbasis NFC, tetapi juga Magnetic Secure Transmission (MST). Alhasil, penggunaannya bisa lebih luas.

Ada beberapa hal menarik dalam rencana pengembangan Samsung Pay. Walau saat ini cuma tersedia untuk flagship Samsung saja, platform ini rumornya bakal hadir pula di produk-produk Samsung level menengah. Yang lebih unik, Samsung Pay turut dirumorkan akan hadir di iOS dan perangkat Android lain ke depannya dalam bentuk aplikasi standalone.

- Advertisement -

 

Baca juga:

SAMSUNG BAKALAN PERKENALKAN GALAXY NOTE 7 EDISI BATMAN?

UNBOXING: SAMSUNG GALAXY S7 EDGE, PONSEL TERPOPULER 2016

SAMSUNG GALAXY NOTE 7 RESMI DIBOYONG KE INDONESIA, BERIKUT 7 FAKTA UNIKNYA!

Share this