Shopee Kucurkan Dana CSR untuk Bantu Pengusaha Lokal

Technologue.id, Jakarta – Berusaha tak hanya ingin menghadirkan pengalaman belanja online kepada konsumen, Shopee Indonesia lantas lakukan program sosial. Adapun program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertajuk Shopee Untuk Negeri diadakan guna mendukung para pengusaha lokal.

“Program CSR ini memang baru yang pertama kalinya dilakukan oleh Shopee Indonesia. Namun, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen investasi Rp 100 miliar yang telah kami canangkan sejak tahun 2016 lalu,” ujar Monica Vionna, Marketing Manager Shopee Indonesia, Selasa (29/8/2017) di Hotel Century, Jakarta.

Melalui CSR ini, Shopee pun melakukan kolaborasi bersama dengan pengusaha lokal. Terutama yang miliki keterbatasan seperti teknologi dan sistem operasional, pengetahuan dan kemampuan, serta finansial.

Untuk itu, komunitas Pringgadani yang berlokasi di  Desa Muntuk, Yogyakarta lantas mendapat donasi dari Shopee Indonesia Rp 50 juta.

“Donasi berupa dana Rp 50 juta ini nantinya menjadi tahap pertama pada program CSR kami. Dimana bantuan finansial diberikan sebagai modal bisnis pengusaha lokal pengrajin bambu yang berada dalam komunitas Pringgadani tersebut, termasuk untuk membantu kembangkan kualitas produk mereka,” imbuh wanita yang disapa Monic ini.

Lebih jauh, Shopee nantinya juga akan bantu mengedukasi para pengrajin untuk memasarkan produk mereka, melalui teknik fotografi praktis, hingga mempromosikannya di ranah digital. Dimana menurut Monica, tahap edukasi langsung ke Desa tempat pengrajin bambu ini baru bakal berlangsung pada akhir September mendatang.

Untuk kolaborasi antar Shopee dan Komunitas yang dikelola oleh Organisasi Rujak Center for Urban Studies tersebut kemudian Monica mengaku belum dapat dipastikan bakal berlangsung sampai kapan.

“Tetapi yang utama atas kehadiran kolaborasi ini kami berharap bisa turut bantu membudayakan hasil lokal. Kami juga melihat bahwa Komunitas Pringgadani mempunyai potensi besar sehingga kedepannya lewat program CSR Shopee mereka bisa jadi pengusaha mandiri,” tutup Monica.