Startup Ngabuburit, Pembuktian Technologue.id di Bisnis Digital Nasional

Denny Mahardy, Managing Director Technologue.id, di event Startup Ngabuburit (Technologue.id / Andre Erlangga)

Technologue.id, Jakarta – Tak terasa, sudah setahun redaksi Technologue.id hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai pemasok kebutuhan informasi di industri digital dan teknologi. Ya, tepat pada 1 Juni 2017 ini, kami merayakan hari jadi pertama. Dan semoga, dua belas bulan terakhir Anda semakin berwarna dan menyenangkan karena kami.

Nah, sebagai wujud apresiasi terhadap masyarakat dan sesama pelaku bisnis digital di Tanah Air, Technologue.id bersama XL Axiata dan Telkomsel hari ini (05/06/17) menghelat sebuah acara bertajuk Startup Ngabuburit: Be Startup Make Something People Need.

Diadakan di Eat n Eat Sudirman, fX Mall Jakarta, acara ini turut diramaikan oleh startup dan digital industry enthusiats hingga guest speaker seperti Steve Saerang (Project Manager The NextDev Telkomsel); Setiaji (Kepala UPT Smart City Jakarta); Harry Kusumo (Logitech Indonesia); Sarah Ramadhania Putri (Qlue); dan Jessica Marthin (Plug and Play Indonesia).

“Awalnya, acara ini merupakan salah satu dari sekian banyak mimpi saya. Seperti mimpi untuk memiliki sebuah media, mimpi untuk mampu bertahan selama satu tahun sebagai penyedia informasi bagi masyarakat. Saya berterima kasih kepada para partner dan rekan yang telah mendukung, sehingga Startup Ngabuburit ini bisa terlaksana,” papar Denny Mahardy, Managing Director Technologue.id.

Perwakilan Technologue.id bersama stakeholders pendukung dan guest speakers (Technologue.id / Andre Erlangga)

Bagi kami, acara ini tak hanya sekadar ajang bersilaturahmi dan memperluas koneksi, tetapi juga diharapkan bisa menjadi titik balik industri digital yang sedang marak di Tanah Air. Ya, walaupun infrastruktur digitalisasi sudah dibangun, tetapi penghuni ekosistem startup digital cenderung seragam. Para pendiri maupun pendukung startup terutama di kota-kota besar seperti di Jakarta lebih memilih untuk menggarap sektor yang jelas hijau. Kesannya, mereka jadi seperti profit oriented, bukannya menjadi problem solver di tengah masyarakat dengan bermacam-macam permasalahan yang sebenarnya amat potensial jika digarap.

“Semoga event Startup Ngabuburit ini sesuai dengan mimpi saya, yakni melahirkan banyak startup yang jauh lebih kreatif sehingga keberagaman akan terjadi di dunia startup,” tutupnya.

 

Baca juga:

Go-Jek Buka Cabang ke Singapura?

Kehilangan CFO, Uber Rugi Lebih dari Rp9,4 Triliun!

SocialMeter.id, untuk Pemilik UKM yang Ingin Menguasai Dunia (Maya)