Home Startup Startup Tidak Hanya Sekadar Ecommerce dan FinTech

Startup Tidak Hanya Sekadar Ecommerce dan FinTech

Startup Indonesia dinilai memiliki potensi yang lebih luas, dan tidak terbatas pada ecommerce dan FinTech saja (foto: Andre Erlangga)

Technologue.id, Jakarta – Selama ini, Startup hanya diartikan sebagai perusahaan baru yang menggeluti dunia ecommerce dan Financial Technology (FinTech). Padahal, diluar itu masih banyak hal yang bisa digali dalam mengembangkan startup yang diciptakan.

Di perhelatan Startup Ngabuburit: Be Startup Make Something People Need yang digelar Technologue.id di Eat n Eat FX, Jakarta (5/6/2017), terdapat 3 perusahaan ternama yang melihat banyak potensi yang dapat digali oleh para Startup di Indonesia. Ketiga perusahaan tersebut adalah Logitech Indonesia, Plug and Play Indonesia, dan The NextDev Telkomsel.

Di sesi kedua yang dipimpin oleh Pradipta Nugraha, Chief Editor Tech in Asia, pembicaraan mengenai kondisi perkembangan startup di Indonesia semakin meluas. Bahkan, pada sesi tersebut banyak ditemukan potensi-potensi lain yang bisa digali oleh mereka yang hendak memulai karir dengan menjalankan startup.

Kiri ke Kanan: Pradipta Nugraha (Chief Editor Tech in Asia), Steve Saerang (Project Manager The NextDev Telkomsel), Jessica Martin (Community Manager Plug and Play Indonesia), Harry Kusumo (Logitech Indonesia).

“Startup di Indonesia memang semakin ramai, namun masih banyak potensi yang belum terjamah oleh mereka, terutama potensi yang ada di Indonesia,” tutur Steve Saerang, Project Manager The NextDev Telkomsel. Dirinya menambahkan, negara Indonesia yang memiliki kekayaan besar dari segi agrikultur sebenarnya dapat dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin.

“Agrikultur adalah apa yang melekat dengan negara kita. Dengan begitu, pemanfaatannya tentu akan jauh lebih mudah bagi para startup di sini. Konsep startup ini disebut sebagai agriculture tech, yang akan booming pada tahun 2017,” terangnya.

Menurut Steve, konsep ini juga tengah dibutuhkan oleh sektor pertanian dan perkebunan di Indonesia. “Kami berharap, tahun ini akan menjadi waktu yang tepat bagi para startup untuk melakukan penggebrakan dengan misi tersebut.”

Pada waktu yang bersamaan, Steve juga turut memperkenalkan salah satu start up jebolan NextDev, yakni Habibi Garden. Startup tersebut telah berhasil membawa Internet of Things (IoT) pada sektor pertanian.

Plug and Play Indonesia yang diwakili oleh Jessica Martin (Community Manager Plug and Play Indonesia), juga memiliki sisi pandang yang sama terhadap startup di Indonesia. “Kami yang bergerak di dunia FinTech, meyakini masih banyak potensi yang bisa digali bagi para startup di Indonesia. Contoh Agriculture Technology adalah salah satu contoh yang sangat baik, yang bisa menciptakan keragaman startup di Indonesia,” tuturnya.

Melalui Harry Kusumo, Logitech Indonesia pun memiliki komitmen untuk mendukung perkembangan startup di Indonesia. “Sebagai penyedia teknologi di Indonesia, kami melihat potensi yang besar. Startup di Indonesia memiliki penjelajahan yang lebih jauh lagi, dengan demikian kami memiliki komitmen untuk mendukung siapa saja yang hendak melebarkan kemampuan startup yang mereka miliki,” kata Harry.

Baik NextDev Telkomsel, Plug and Play Indonesia, maupun Logitech Indonesia, ketiganya telah menuturkan jika startup tidak melulu soal ecommerce dan juga FinTech. Masih banyak hal lain yang bisa digali oleh mereka, para startup lokal. Dengan demikian, maka Technologue.id mengapresiasi mereka dengan sebuah trophy khusus, yang menjadi bukti besarnya dukungan mereka di dunia startup Indonesia.

Baca juga:

Startup Ngabuburit, Pembuktian Technologue.id di Bisnis Digital Nasional

Digitalisasi, Langkah Pintar Hadapi Masalah Negeri

Startup Pengajak Poligami Ini Tak Gentar Lawan Haters