Technologue.id, Jakarta – Sekarang, pasar Indonesia memang terbuka untuk vendor smartphone mana pun. Akan tetapi, ada tantangan besar yang perlu dihadapi selain mendukung regulasi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang perlu investasi besar, yaitu melawan dominasi Samsung.

Dari data International Data Corporation (IDC) pada Q1 2016, terbukti kalau produsen asal Negeri Ginseng itu masih mampu mencengkeram market ponsel pintar Tanah Air. Dalam tiga bulan terakhir, Samsung terpantau menguasai 33 persen market share smartphone Indonesia. Status sebagai vendor smartphone top ini pun melanjutkan dominasi serupa mereka secara keseluruhan pada 2015.

Dari fakta ini, wajar jika Anda bertanya-tanya rahasia Samsung untuk menguasai pasar smartphone Tanah Air. Reza Haryo punya pandangan soal ini.

“Kampanye promosi besar-besaran, tawaran cashback, dan bundling dengan operator telekomunikasi untuk smartphone seri J-nya sukses mendongkrak pertumbuhan Samsung,” demikian terang Senior Market Analyst IDC Indonesia itu, seperti dikutip dari keterangan resmi IDC (30/05/16).

- Advertisement -

Namun, Samsung perlu waspada dengan para kompetitor mereka. Tepat di bawah Samsung, ada Oppo yang mencatatkan Year-on-Year growth fantastis, sebesar 187 persen. Sementara pertumbuhan penjualan Asus, vendor yang juga sedang naik daun di Indonesia sejak 2015, pun lebih baik dari Samsung, yakni 24 persen.

(Ulwan)