Technologue.id, Jakarta – Barangkali, tak banyak yang menyadari bahwa salah satu browser terpopuler saat ini, Opera, sudah hampir berumur 20 tahun. Perayaan spesial ini pun dijadikan pecutan untuk terus membuat peramban yang kian sempurna.

Kebetulan, misi itu juga dikandung dalam versi terbaru browser mereka. Opera 42 dirilis dengan fitur-fitur baru nan menarik. Yang mungkin akan menjadi favorit Anda adalah converter mata uang bawaan.

Ya, diakui atau tidak, browser di desktop adalah media yang juga dipakai banyak orang untuk berbelanja online. Riset dari Accenture dan AliResearch di tahun 2014 membuktikan bahwa dalam empat tahun terakhir, 45 persen online shopper membeli produk dari toko online di luar negeri.

Namun yang kerap jadi kendala, terutama saat menghampiri platform e-commerce dari luar negeri, harga yang ditawarkan tak dalam Rupiah. Alhasil, Anda harus membuka laman baru untuk meng-convert nominal yang dipajang toko tersebut ke mata uang yang berlaku di Indonesia. Itupun kalau Anda tahu dan mau melakukannya.

- Advertisement -

Nah, dengan Opera 42, Anda bisa langsung mengetahui harga suatu produk dalam Rupiah. Caranya, Anda hanya perlu memblok nominal asing yang ingin dikonversi. Nominal hasil konversi berdasarkan standar dari European Central Bank itu pun akan muncul di sebelah kiri pop-up menu bersama dengan opsi aksi ‘Search’ dan ‘Copy’.

Fitur built-in conventer Opera (Technologue.id)

Secara default, browser dari Norwegia ini bisa mengonversi 32 mata uang di dunia ke Rupiah secara otomatis. Apabila Anda menghendaki konversi ke mata uang lain, Anda bisa membuka Menu > Settings, lalu meluncurlah ke bab Browser dan temukan submenu User Interface. Pada opsi ‘On text selection convert currency to’, gantilah ke mata uang yang Anda mau.

Adapun pembaruan lain dalam Opera 42, seperti startup yang lebih cepat dan kemudahan menambahkan news feed di fitur personal news. Kalau ingin mencoba Opera versi terbaru, Anda bisa mengunduhnya di tautan berikut.

 

Baca juga:

Bisakah Menyimpan Konten Suatu Webpage di Android?

Langganan Spotify? Jangan Sampai Tak Pakai Fitur Premium Ini!

Anti-Pungli, Microsoft Indonesia Bantu Ciptakan Aplikasi e-Tilang