Technologue.id, Jakarta – Seiring dengan era transformasi digital yang sangat pesat, ada begitu banyak vendor yang lantas membuat pelayanan digital pada produknya. Mulai dari industri perbankan hingga pemerintahan.

Untuk itu lah, SAP belum lama ini merilis hasil survey perdana perihal SAP Digital Experience. Berdasarkan data yang redaksi Technologue.id rangkum dari keterangan rilis kepada media, SAP mengungkapkan bahwa, hanya sebesar 48 persen dari konsumen di Indonesia sangat senang dengan pengalaman digital yang ditawarkan merek-merek dalam negeri.

Sementara 14 persen responden lainnya mengaku tidak puas dengan pengalaman digital mereka. Sedangkan 38 persen responden lainnya dikategorikan sebagai ambivalen.

SAP Digital Experience khusus Indonesia melakukan survey kepada 500 orang konsumen. Hasilnya telah terkumpul lebih dari 1.300 interaksi dari keterlibatan digital digital dengan merek lokal. Untuk metode dan pengambilan sampel survei, SAP mengambil sebanyak 50 persen pria dan 50 persen wanita sebagai responden. Paling banyak menarik usia dari mereka antara yang berusia 18 hingga 24 tahun ada sebesar 17 persen, dan kedua terbanyak yakni 15 persen respone memiliki kisaran usia 60 tahun keatas.

Lalu, ada 14 buah atribut kunci atau faktor yang dinilai SAP dari hasil pengalaman digital. Mulai dari aspek fungsional seperti keamanan dan ketersediaan hingga aspek yang lebih emosional semisal interaktivitas dan keterlibatan pelanggan terhadap produk lokal tersebut.

Dalam survey tersebut, pengalaman digital didefinisikan sebagai bagaimana suatu merek digital berinteraksi dengan pelanggan selama penemuan, pembelian, pengiriman, dan dukungan dari suatu produk atau jasa.

Bank Central Asia (BCA) sebagai salah satu pemain terbesar di industri perbankan tanah air lantas memiliki hasil survei menjadi satu merek dengan pengalaman digital terbaik yang dinilai oleh konsumen di Indonesia.

“Indonesia telah secara signifikan mengakui media mobile dan sosial sudah maju. Dan kami juga terus berfokus pada peningkatan pengalaman digital konsumen dan penghargaan ini memacu kami untuk melangkah maju dengan rencana strategi digitalnya,” kata Armand W. Hartono, Seputy President Director BCA.

Kemudian Megawaty Khie, VP dan Managing Director SAP Indonesia mengugkap, bahwa pelanggan hari ini menuntut pengalaman digital yang simpel, mulus dan terpersonalisasi pada saluran apapun, kapanpun, dimana pun dan diperangkat apapun. Seperti yang terlihat dari laporan SAP Digital Experience, merek yang gagal untuk menyadari akan berbagai hal itu akan melihat penurunan pangsa dompet konsumen.