Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Susul Uni Eropa, Keputusan Pemerintah AS Menohok Apple
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Setelah Uni Eropa (UE) mengeluarkan resolusi untuk menyatukan antarmuka pengisian daya, Apple wajib mengubah port pengisian daya pada iPhone ke antarmuka pengisian USB Type-C.

Kini aturan tersebut juga akan diberlakukan di rumahnya sendiri, Amerika Serikat (AS). Sekelompok politikus Partai Demokrat di Senat telah meminta Departemen Perdagangan AS mengikuti jejak Eropa.

Otoritas AS harus memaksa semua pembuat smartphone untuk membuat perangkat yang mematuhi standar pengisian umum. Dalam sebuah surat kepada Sekretaris Perdagangan, Gina Raimondo, Kamis (16/6/2022), Senator Ed Markey dan Senator Elizabeth Warren dan Bernie Sanders meminta divisi tersebut mengembangkan strategi untuk menyatukan antarmuka pengisian daya umum untuk semua perangkat seluler.

Baca juga:
USB-C Jadi Standar Kabel Charger di Uni Eropa

"Pengisi daya eksklusif menciptakan limbah elektronik yang tidak perlu," kata dua anggota Parlemen AS tersebut bersepakat.

Mereka juga mengklaim itu adalah beban keuangan bagi konsumen yang meningkatkan perangkat mereka. Atau bagi konsumen yang memiliki beberapa perangkat dari produsen yang berbeda.

“Tahun demi tahun, orang Amerika membuang pengisi daya lamanya ke tempat sampah, sementara kami membayar lebih banyak uang kepada perusahaan teknologi untuk membeli yang baru,” ungkap Markey dalam sebuah pernyataan, dikutip Giz China.

Baca juga:
Menkominfo Bangun Kerjasama dengan Uni Eropa

"Sampah menjebak konsumen dan menjerumuskan planet kita lebih dalam ke dalam krisis iklim. Saya meminta Departemen Perdagangan harus mengikuti jejak Uni Eropa. Mereka harus mencari solusi sehingga kita dapat menghemat uang kita, kewarasan kita, dan planet kita,” katanya lagi.

Tidak seperti undang-undang di UE, para senator tidak mengharuskan Departemen Perdagangan untuk mengkodifikasi USB Type-C sebagai antarmuka pengisian daya universal. Sebaliknya, tuntutan mereka untuk "strategi komprehensif" lebih luas, meninggalkan ruang bagi departemen untuk menetapkan standarnya sendiri.

SHARE:

Indosat Gandeng Huawei Kembangkan Inovasi Berbasis AI

Kenalan dengan Krom, Aplikasi Layanan Perbankan untuk Generasi Milenial