Technologue.id, Jakarta – Microsoft Surface sejatinya adalah bukan perangkat yang jelek. Pasalya, sudah beberapa kali perangkat itu dinobatkan sebagai laptop hibrida terbaik oleh beberapa media luar. Namun untuk Surface Book 2, nampaknya Microsoft masih harus menyempurnakan perangkat tersebut.

Mengutip dari NextPowerUp (18/11/17), perangkat Surface Book 2 dilaporkan memiliki sistem pendinginan yang buruk. Alhasil, hal tersebut menimbulkan beberapa masalah yang cukup serius sehingga pengguna tak bisa menggunakan tablet tersebut dengan optimal.

Baca juga:

Rumor Panas, Microsoft Kembangkan Gadget Lipat!

Sistem pendingin pada Surface Book 2 itu sendiri terdeteksi tidak bisa membuang panas yang dihasilkan oleh prosesor Intel Core i7-8650U dengan baik. Oleh karenanya, tablet tersebut akan beroperasi pada performa yang buruk pada saat beban kerja prosesornya sedang tinggi dan ini dibuktikan dengan cara menjalankan aplikasi CineBench R15 pada mode Multi-Thread.

Baca juga:

Microsoft Akui Matinya Windows Phone dan Windows 10 Mobile

Masalah lainnya adalah, pengisian baterai yang tidak bisa mencapai 100 persen. Hal tersebut dikarenakan konsumsi daya yang lebih tinggi ketimbang daya yang diterima pada saat pengisian baterai berlangsung. Bisa jadi, ini dikarenakan Surface Book 2 menggunakan pemroses grafis yang cukup bertenaga pada bodi yang mungil, yakni GTX 1060.

Baca juga:

Microsoft Pensiunkan Kinect, Kenapa?

Di samping kepanasan dan baterai, Surface Book 2 juga punya masalah lain, yakni modul layar Panasonic MEI96A2 yang digunakannya terasa kurang responsif. Ini dikarenakan layar tersebut memiliki response time 21 ms.