Tahun Ini, Belanja RnD Samsung Cetak Rekor Baru

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Samsung mengumumkan bahwa biaya penelitian dan pengembangan perusahaan telah mencapai rekor tertinggi tahun ini. Dimana setidaknya US$ 8,9 miliar telah digelontorkan dalam jangka waktu 6 bulan.


Dilansir dari Gizchina pada Selasa (18/8/2020), angka tersebut menyumbang 9,8% dari total belanja Samsung tahun ini. Meningkat cukup signifikan dari yang sebelumnya hanya sebesar $ 8,4 miliar dalam periode yang sama tahun 2019 lalu.

Baca Juga:

Samsung Masih Jadi Penguasa Pasar Tablet Android


Biaya penelitian dan pengembangan Samsung dipastikan akan terus bertambah pada sisa tahun ini. Terlebih perusahaan dikabarkan akan menambah 1.400 karyawan baru sehingga total karyawannya di Korea Selatan menjadi 106.074.


Belum lagi Samsung juga dikabarkan akan merelokasi sebagian besar manufaktur ponsel cerdasnya ke India. Dikatakan di pabrik baru tersebut akan memproduksi ponsel dengan nilai proyek lebih dari US$ 40 miliar selama lima tahun kedepan.


Ini tentu akan menambah jumlah pengeluaran raksasa asal Korea Selatan tersebut dan pastinya bukanlah angka yang sedikit. Meskipun belum diketahui secara pasti apakah Samsung benar-benar melakukan relokasi ini atau tidak.

Baca Juga:

Samsung Dirikan Test Center Covid-19 di Korea Selatan


Samsung sendiri pada paruh pertama tahun 2020 ini mencatat kenaikan laba sebesar 23% terhitung sejak bulan April hingga Juni. Peningkatan tersebut mayoritas ditopang oleh penjualan chip memori DRAM sebesar 43,8% dan panel display ponsel sebesar 41,3%.


Samsung juga berhasil menggaet sejumlah raksasa teknologi lain untuk menjadi pelanggannya. Tercatat lima pelanggan teratas termasuk Apple, Deutsche Telekom, Tektronix Hong Kong, Huawei dan Verizon.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories