Taiwan Berharap Buah Manis Adopsi IoT Indonesia

Model memamerkan produk IoT dari Taiwan (Technologue.id)

Technologue.id, Jakarta – Perkembangan teknologi di Indonesia diakui berlangsung sangat pesat. Akan tetapi, perkembangan teknologi tersebut dinilai masih belum berjalan beriringan dengan penerapan solusi Internet of Things (IoT) di berbagai sektor.

Hal tersebut boleh dibilang unik karena biasanya negara yang punya pertumbuhan tinggi di sisi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga menerapkannya untuk pembangunan smart city (kota pintar) berbasis IoT, Taiwan misialnya.

Negara di kawasan Asia Timur ini melalui Taiwan External Trade Development Council (Taitra) mengaku bercita-citaagar Indonesia berevolusi menjadi negara pengadopsi IoT. Lembaga yang didirikan pada tahun 1970 ini dibentuk sebagai organisasi promosi perdagangan nirlaba terkemuka di Taiwan.

“Taiwan negaranya lebih kecil daripada Indonesia tapi kami sukses menerapkan solusi IoT. Dengan mulai banyaknya kota-kota Indonesia menuju smart city, tentu bisa sukses diterapkan melalui solusi IoT,” papar Tony L.K. Lin, Deputy Executive Director Taitra.

Inisiatif Taiwan memboyong solusi IoT sendiri disebabkan negara ini memiliki banyak perusahaan yang menyediakan perangkat pendukung IoT seperti CPU, panel, monitor, perangkat navigasi portable, WLAN, server, dan berbagai sektor TIK lainnya.

Taiwan sendiri melihat bahwa pasar kelas menengah Indonesia sedang mengalami peningkatan yang cukup menggiurkan. Data dari Taiwan menyebutkan pertumbuhan konsumen rata-rata mencapai 4,7 persen per tahun. Data yang sama menyebutkan permintaan terhadap produk teknologi di Indonesia juga mengalami peningkatan.
Beragam solusi yang ditawarkan Taitra tersebut dihadirkan melalui Taiwan Excellence 2017, sebuah perhelatan pertama yang digelar di Indonesia, tepatnya di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 12-14 Mei 2017. Pameran ini menyajikan berbagai teknologi canggih khas buatan Taiwan.

Produk yang dihadirkan lewat pameran ini meliputi produk industri TIK, kesehatan, peralatan olahraga, peralatan air, mesin, dan solusi intelijen lainnya. Pada pameran pertama ini setidaknya tercatat 58 merek yang ikut unjuk gigi di Taiwan Excellence.

“IoT bukan hanya soal personal pengguna sehari-hari saja tapi menyangkut soal kesehatan sampai transportasi publik dan lainnya. Kami harap solusi IoT kami bisa dibawa ke Indonesia,” tandas Tony saat dijumpai Technologue.id di Jakarta, Jumat (12/5/2017).

Baca juga :
Teknologi Pendukung IoT Dijajal Pertama Kali di Indonesia
ROADS, jalan baru menjawab tren IoT
BLUETOOTH 5 RESMI DIKENALKAN, SIAP DUKUNG IOT