Teknologi Baterai Gadget Lambat Berkembang, Apa Alasannya?

Ilustrasi powerbank (Denny Mahardy/Technologue.id)

Technologue.id, Jakarta – Perkembangan teknologi gadget berjalan dengan sangat cepat. Berbagai fitur dan inovasi bisa dirasakan dalam perangkat mobile. Akan tetapi di sisi teknologi baterai banyak pihak menilai perkembangannya berjalan stagnan.

Perusahaan pembuat produk powerbank, Delcell mengungkap alasan lambatnya laju perkembangan teknologi di industri baterai. Alasan tersebut diungkap langsung oleh Denny, sang pemilik merek aksesoris Delcell saat bertemu Technologue.id di Jakarta, Rabu (18/1/2017).

“Perkembangan teknologi di baterai yang dipakai buat perangkat maupun powerbank memang gak secepat perkembangan inovasi di gadget. Ini disebabkan baterai itu memakai material khusus yang spesifik dan tidak bisa asal diganti,” ujar Denny.

Ia menambahkan, saat ini material karbon, polymer dan lithium yang paling banyak dipakai sebagai bahan utama pembuat baterai di berbagai perangkat mobile yang beredar di pasaran.

“Ada hidrogen dan atom juga yang bisa dipakai jadi sumber tenaga baterai. Tapi kan harganya bisa berubah gak rasional, mau gak orang beli gadget seharga ratusan juta karena baterainya terbuat dari air atau atom? Rasanya masih gak pada mau,” jelas Denny.

Lebih lanjut, pengusaha lawas di dunia baterai ini pun memprediksi penggunaan material lithium dan polymer di gadget masih bakalan bertahan dalam waktu yang panjang. “Mungkin sepuluh tahun ke depan polymer dan lithium masih akan bertahan jadi material baterai yang dipakai pada gadget yang banyak beredar di pasaran,” tandasnya.

Baca juga :
Canggih! Asus ZenPower Ultra Powerbank 20.100 mAh
Review: LG X Power, Daya Baterai Jumbo dengan Harga Terjangkau
Laptop Ini Bisa Mengisi Baterai Tanpa Kabel, Keren Nih!