Technologue.id, Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) bekerjasama dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) untuk menyediakan layanan wifi di atas kapal. Pada kerjasama ini kedua perusahaan pelat merah ini juga menandatangani kontrak kerjasama ICT Sistem Komunikasi Kapal Laut (Siskomkap).

Penandatanganan Kontrak Kerjasama ICT Siskomkap tersebut dilakukan oleh Executive General Manager Divisi Enterprise Service Tekom Siti Choiriana dengan Direktur Operasional Pelni Capt. Daniel E. Bangonan di Terminal I Penumpang Nusantara Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sementara Penandatanganan Kontrak Layanan Wifi di atas Kapal dilakukan oleh Executive General Manager Divisi Enterprise Service Telkom Siti Choiriana dengan Direktur Komersial & Pengembangan Usaha Pelni Harry Boediarto, disaksikan Direktur Enteprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin serta Kepala Syahhbandar Pelabuhan Tanjung Priok Capt. Sahattua P. Simatupang.

Ruang lingkup kontrak perjanjian tersebut meliputi penyediaan sistem komunikasi (wifi) untuk 2 kapal Pelni dengan skema Managed Service secara bertahap sampai dengan total 22 kapal (sudah aktif di 2 Kapal Pelni Tidar & Kelud), layanan VSAT SCPC, layanan wifi di area anjungan & kantor kapal, pemasangan wifi berbasis Wifi Corner di PelniMart & Poliklinik di atas kapal Pelni.

Muhammad Awaluddin dalam sambutannya mengatakan bahwa Telkom Group sudah seharusnya mempunyai peran yang lebih besar dalam implementasi ICT BUMN karena memiliki portofolio solusi ICT terlengkap di Indonesia dengan resources yang terbesar.

“Telkom diberi amanat oleh Menteri BUMN untuk mendukung BUMN lainnya terkait dengan pengembangan dan pemanfaatan ICT melalui pokja-pokja IT BUMN Holding agar BUMN di Indonesia dapat memperbesar bisnisnya dengan lebih efisien melalui sharing infrastructure,” ungkap Awaluddin.

Direktur utama Pelni Elfien Goentoro menyampaikan bahwa sebagai perwujudan dari sinergi BUMN, Telkom dan Pelni bekerjasama membangun sistem komunikasi kapal, dengan tujuan untuk memberikan excellent service kepada penumpang Kapal Pelni.

Sebelum adanya Sistem Komunikasi Kapal, kata Elfien, para penumpang dan kru kapal mengalami kesulitan dan terkendala berkomunikasi di atas kapal karena tidak ada jaringan komunikasi di tengah laut.

“Solusi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan akan jaringan komunikasi dan internet sehingga mendukung visi Pelni menjadi Perusahaan Pelayaran yang Tangguh dan Pilihan Utama Pelanggan,” tandas Elfien.