TelkomGroup Alihkan 6.050 Menara Telkomsel ke Mitratel

Technologue.id, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Telkom) melakukan penataan portfolio melalui dua anak perusahaannya PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement/CSPA) untuk pengalihan kepemilikan sebanyak 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel kepada Mitratel. Pengalihan kepemilikan dilakukan secara bertahap hingga ditargetkan selesai pada akhir triwulan pertama tahun 2021.

Baca Juga:
MCAS Gandeng Telkomsel Luncurkan Platform Informasi Saham

Direktur Strategic Portfolio Telkom, Budi Setyawan Wijaya menyampaikan, aksi korporasi yang dilakukan Mitratel dan Telkomsel merupakan bagian dari penataan portofolio TelkomGroup demi mengoptimalisasikan bisnis dan aset yang dimiliki serta memastikan optimal value bagi pemegang saham. Langkah ini juga merupakan upaya untuk value creation bisnis tower dan memastikan agar setiap entitas anak perusahaan dapat fokus dalam melakukan penguatan pada lini bisnisnya masing-masing.

Sementara itu, Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko menyampaikan aksi korporasi tersebut merupakan salah satu strategi bisnis untuk meningkatkan kapabilitas dari sisi aspek infrastruktur telekomunikasi.

“Kami yakin bahwa pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel akan memperkuat bisnis Mitratel secara fundamental. Ini menjadi potensi yang baik dan menciptakan nilai tambah bagi Mitratel yang akan berdampak positif pada penguatan industri telekomunikasi nasional, khususnya sektor menara telekomunikasi,” ujar Theodorus.

Tak hanya itu, selanjutnya Theodorus menambahkan bahwa bisnis menara telekomunikasi masih menjanjikan, mengingat hingga saat ini operator telekomunikasi masih terus melakukan ekspansi demi meningkatkan kualitas jaringan dan memperluas jangkauan layanannya sehingga diyakini bisnis menara telekomunikasi masih akan mencatatkan kinerja positif ke depannya, terlebih menghadapi pengembangan teknologi 5G yang akan masuk dan diimplementasikan di Indonesia.

Baca Juga:
Telkomsel DigiAds Terus Berinovasi Perkuat Sektor Periklanan Digital Indonesia

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro menyampaikan Telkomsel mendukung penataan portfolio TelkomGroup dengan pelepasan 6.050 menara telekomunikasi yang dimiliki.

“Ke depan Telkomsel akan fokus pada bisnis utamanya sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia dengan salah satu prioritas strategi bisnis dengan memperkuat ekosistem digital melalui ketersediaan layanan digital connectivity terbaik dan merata serta mengembangkan potensi layanan digital services dan digital platform terkini bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Setyanto.

Dengan adanya transaksi ini, terhitung sejak terpenuhi segala kewajiban berdasarkan perjanjian dan ditandatanganinya akta pengalihan antara para pihak, Mitratel yang merupakan anak usaha Telkom yang bergerak di bidang penyediaan infrastruktur telekomunikasi memiliki menara telekomunikasi yang tersebar di berbagai wilayah dan melayani semua operator seluler di Indonesia dengan jumlah lebih dari 22.000 menara telekomunikasi.

Pengalihan kepemilikan menara telekomunikasi Telkomsel ini menjadi salah satu langkah TelkomGroup untuk memperkuat fundamental bisnis Mitratel sekaligus menjadikan sebagai salah satu provider menara terbesar di Indonesia.

Latest News

Prosesor Intel Core Generasi ke-11 Resmi Meluncur di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - Intel resmi menghadirkan prosesor terbarunya di Indonesia, yakni Intel Core Generasi ke-11 dengan grafis Intel Iris Xe. Prosesor yang...

Wow, Game Super Mario Bros 3 Pecahkan Rekor jadi Game Termahal di Dunia!

Technologue.id, Jakarta - Super Mario Bros 3 pecahkan rekor jadi game termahal di dunia, setelah kaset game yang dirilis tahun 1990 itu...

Tri Indonesia Perluas Jaringan 4.5G Pro di Kalimantan

Technologue.id, Jakarta - Operator selular 3 (Tri) Indonesia telah meningkatkan dan menambah layanan jaringan 4.5G Pro yang lebih luas dan kuat di...

Bio Inc. Redemption, Game Simulator Malapraktik Medis yang Bakal Hadir ke iOS dan Android

Technologue.id, Jakarta - DryGin Studios jadi terkenal karena game simulator biomedisnya. Hingga kini, seri ini sudah diunduh lebih dari 17 juta kali....

Q3 2020, realme Alami Pertumbuhan Pesat

Technologue.id, Jakarta - realme berhasil mencetak pertumbuhan pesat di kuartal ke-3 (Q3) tahun 2020 ini. Tak tanggung-tanggung, angkanya mencapai 132% dari periode...

Related Stories