Telkomsel Mitra Inovasi Geber Investasi Startup Lokal

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Perusahaan investasi Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) terus mengakselerasi perkembangan startup di Indonesia maupun global melalui dukungan pendanaan.

Melalui TMI yang didirikan sejak 2019, Telkomsel telah berinvestasi dengan nilai lebih dari US$ 40 juta dan membantu mengembangkan startup Tanah Air, seperti Kredivo, PrivyID, Qlue, Halodoc, Tanihub, Tada, SiCepat, dan Inspigo.

Baca Juga:
Telkomsel Siram Gojek Rp 4,3 Triliun

Direktur Utama TMI Marlin R Siahaan menyampaikan, selama ini TMI memberikan dukungan bukan dalam bentuk investasi modal, melainkan juga memperkuat synergy value melalui pemanfaatan keunggulan aset yang dimiliki Telkomsel, serta mengutamakan kolaborasi jangka panjang dengan para pelaku startup.

“TMI selama ini terus mengembangkan investasi pada solusi masa depan bagi masyarakat, yang berfokus pada sektor perdagangan dan periklanan, media dan hiburan, connecting device dan hardware, data dan analisis, serta jaringan dan infrastruktur,” terang Marlin R Siahaan dalam konferensi pers virtual, Kamis (22/7/2021).

Marlin menyampaikan, dari sekitar sembilan startup yang sudah mendapatkan investasi pre series dan series A/B melalui TMI, hampir seluruhnya merupakan startup lokal yang memiliki potensi pengembangan bisnis digital yang menjanjikan di tiap sektornya.

Untuk synergy value, beberapa yang sudah terimplementasi antara lain kolaborasi bersama Kredivo dalam melakukan skoring kredit dengan memanfaatkan big data Telkomsel, serta penyediaan opsi pembayaran dalam berbagai produk dan layanan Telkomsel.

Baca Juga:
Kolaborasi Telkomsel dan Gojek Perkuat Ekonomi Digital Indonesia

Kemudian kolaborasi bersama Halodoc dalam menghadirkan bundling paket data layanan kesehatan dan konsultasi telemedicine tanpa biaya selama pandemi Covid-19.

Berikutnya sinergi TMI bersama Tanihub juga dilakukan dalam melakukan skoring kredit dengan memanfaatkan big data Telkomsel untuk memberikan modal usaha bagi petani, serta dalam memberikan solusi internet of things (IoT) bagi petani.

Sedangkan kolaborasi bersama SiCepat antara lain dalam penyediaan paket data bagi kurir serta dalam implementasi solusi IoT dalam pengelolaan armada kurir.

Marlin menambahkan, TMI juga membuka peluang investasi bagi perusahaan rintisan global yang memiliki rencana pengembangan bisnis yang matang di Indonesia. Salah satunya, TMI telah berhasil menjembatani kolaborasi yang terjalin antara Roambee, startup asal Silicon Valley USA dengan Telkomsel dalam menghadirkan Asset Performance Management.

“Ke depan, TMI akan semakin dikembangkan untuk membuka berbagai peluang kolaborasi dan pemberdayaan startup lebih luas lagi,” ujar Marlin.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories