Telkomsel Satukan Solusi Bisnis UKM dalam Satu Portal

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Keterlibatan Telkomsel dalam perkembangan dunia enterprise di Indonesia memang bukan hal baru. Namun belakangan, anak usaha Telkom ini mulai melirik peluang di segmen usaha kecil menengah (UKM). Telkomsel melihat segmen pasar ini belum bisa dilayani dengan baik secara khusus olehnya. Padahal sektor UKM terus berkembang di Indonesia dan memiliki potensi bisnis menggiurkan.

Menyadari akan kebutuhan itu, Telkomsel merilis solusi bisnis baru untuk UKM yang diberi nama MyBusiness. Diluncurkan tahun tahun lalu, sebelumnya solusi ini diakses terpisah sesuai aspek yang dibutuhkan pelaku bisnis. Namun kini Telkomsel menyatukan layanan digital dalam satu platform MyBusiness Store.

Baca juga:

Telkomsel Siapkan Infrastruktur Terbaik Jelang Asian Games 2018

Dengan satu kemudahan ini, bisa mengelola solusi UKM sesuai kebutuhannya dan memiliki kemudahan untuk mengontrol anggaran IT usaha. Semuanya bisa dilakukan dari satu login situs saja.

“Sekarang, solusi digital untuk UKM dijadikan satu dalam satu Store yang ada dalam MyBusiness Store. Sama seperti bila kita bicara App Store di iOS atau Google Play di Android. Dahulu harus login satu-satu, tapi sekarang bisa dilakukan dalam single billing,” ujar Arief Pradetya, VP Enterprise Mobile Product Marketing Telkomsel di Jakarta, Senin (23/07/2018).

Baca juga:

Telkomsel Turut Meriahkan Pawai Obor Asian Games 2018

Arief mengatakan, dalam praktiknya, Telkomsel banyak menggandeng mitra kerja sama. Solusi yang disodorkan memiliki semua aspek yang dibutuhkan pelaku, mulai dari konektivitas internet, penyedia mesin POS (Point of Sales), kesehatan, sampai manajemen karyawan. Seluruh solusi yang terdapat di MyBusiness Store merupakan solusi software-as-a-service (SaaS) dan berbasis Cloud.

“Semua solusi tidak dibikin sendiri. Telkomsel memilih bekerja sama dengan mitra karena mitra tersebut lebih kompeten di bidangnya. Untuk layanannya, kami bekerjasama dengan partner seperti MITRA, Indie Home, Jarvis Store, Trust Medis, Moka, e-Accounting, Microsoft Office 365, Google Business Connect, dan Gadjian. Semuanya bisa dinikmati dengan jumlah minimal, dibayar bulanan dan disesuaikan dengan kebutuhan,” pungkas Arief.

Baca juga:

Telkomsel Pamungkaskan Program Refarming 2,1 GHz

Mengakses MyBusiness Store, menurut Arief, sangat mudah. Setidaknya pelaku usaha memerlukan empat langkah saja. Mulai dari registrasi, membayar biaya langganan, activate, dan yang terakhir use and terminate.

Biaya solusi digital yang ditawarkan juga bervariasi. Dari harga paling murah Rp5.000 per bulan hingga Rp250.000, tergantung dari kebutuhan masing-masing pengusaha UKM.

- Advertisement -

Latest News

Facebook dan Instagram Dituding Hapus Konten Serangan Israel ke Palestina

Technologue.id, Jakarta - Raksasa media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter dituding telah menyensor, serta menghapus postingan dan tagar terkait ketegangan baru-baru...

128 Juta iPhone Terinfeksi Malware

Technologue.id, Jakarta - Apple baru-baru ini mengungkapkan bahwa ada upaya penyerangan malware ke ratusan juta pengguna iOS. Sebanyak 128 juta pengguna iOS...

#SavePalestine Bergema Imbas Serangan Israel ke Masjid Al-Aqsa

Technologue.id, Jakarta - Warganet dari seluruh dunia mengecam serangan udara mematikan Israel di jalur Gaza dengan mencuitkan tagar #SavePalestine.

Resident Evil: Village Raup 100.000 Gamer dalam 2 Hari

Technologue.id, Jakarta - Resident Evil: Village berhasil memecahkan rekor baru di Steam. Game besutan Capcom tersebut telah meraih pemain aktif hingga lebih...

PlayStation 5 Masih Langka Hingga Tahun Depan

Technologue.id, Jakarta - PlayStation 5 akan tetap langka hingga tahun 2022. Hal ini disampaikan langsung oleh Chief Financial Officer (CFO) Sony, Hiroki...

Related Stories