Telkomsel Tanggapi Kasus Dugaan Peretasan

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Operator seluler Telkomsel akhirnya buka suara terkait kasus peretasan yang kembali menyeret namanya. Telkomsel menegaskan bahwa kabar tersebut tidaklah benar.


Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin menyebut seluruh sistem keamanan operasional berjalan dengan baik dan berfungsi normal. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdeteksi adanya peretasan.


“Telkomsel memastikan dan menjamin hingga saat ini data pelanggan yang tersimpan dalam sistem Telkomsel tetap aman dan terjaga kerahasiaannya, ujar Denny dalam keterangan tertulis pada Rabu (2/9/202).

Baca Juga:

Karyawan Outsourcing Bobol Data Denny Siregar, Kok Bisa?


“Ini dikarenakan Telkomsel secara konsisten telah menerapkan sistem pengamanan dengan prosedur standard operasional tersertifikas sesuai dengan ketentuan yang berlaku di industri telekomunikasi di Indonesia,” tambahnya.


Lebih lanjut, Denny mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kerahasiaan data pribadi dengan baik. Termasuk informasi password, PIN ataupun OTP yang digunakan sebagai verifikasi akses layanan digital.


Kasus peretasan yang menyeret nama Telkomsel sendiri pertama kali diungkap oleh Teguh Aprianto, pendiri Ethical Hacker Indonesia. Lewat sebuah utas di media sosial Twitter, Teguh menceritakan jika ada seorang bernama Daryl yang telah menjadi korban pemerasan dengan dimintai sejumlah uang oleh peretas.


Menariknya, pelaku pemerasan menggunakan alat internal Telkomsel untuk membaca isi SMS korbannya. Tidak hanya memeras, pelaku juga melakukan order fiktif pemesanan makanan Gofood dan juga mengajukan pinjaman online.

Baca Juga:

Data Denny Siregar Bocor, Telkomsel Lapor ke Polisi


Teguh menyebut itu semua dapat dilakukan karena pelaku dapat mengakses SMS korban untuk melihat one time password (OTP) yang dikirim lewat SMS.



Kasus ini mendapat perhatian yang besar dari netizen. Hingga berita ini dimuat, utas ini sudah di-retweet sebanyak lebih dari 7 ribu kali. Tak sedikit pula yang meninggalkan pesan di kolom komentar.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories