Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Tembus 1.600 Km Sekali Isi Bensin! JAECOO J7 SHS-P Bikin Minder Mobil Hybrid Lain
SHARE:

Pernahkah Anda membayangkan mengemudi dari satu negara ke negara lain tanpa sekalipun perlu berhenti di stasiun pengisian bahan bakar? Bagi sebagian besar pemilik kendaraan, "range anxiety" atau kecemasan akan jarak tempuh masih menjadi momok menakutkan, terutama saat menggunakan kendaraan dengan elektrifikasi. Namun, batasan tersebut tampaknya baru saja dihancurkan oleh pendatang baru yang agresif di pasar otomotif global.

Dalam sebuah pengujian yang bisa dibilang gila, JAECOO J7 SHS-P dipaksa menghadapi realitas jalanan yang brutal dalam sebuah "global marathon". Tidak tanggung-tanggung, SUV ini melintasi 16 negara yang tersebar di empat benua berbeda. Dari kemacetan "neraka" di kota-kota besar Asia yang menuntut kesabaran ekstra, jalur pegunungan Eropa yang berkelok tajam, hingga keganasan gurun pasir di Timur Tengah dan dataran tinggi Amerika Latin, mobil ini diuji hingga batas maksimalnya.

Hasilnya sungguh mencengangkan dan mungkin akan membuat kompetitornya berkeringat dingin. JAECOO J7 SHS-P berhasil mencatatkan jarak tempuh fantastis hingga 1.600 kilometer hanya dengan satu tangki bahan bakar penuh. Ini bukan sekadar klaim di atas kertas, melainkan pembuktian di aspal panas dan jalanan berbatu. Pencapaian ini menegaskan bahwa efisiensi energi dan performa tangguh bisa berjalan beriringan, mengubah persepsi kita tentang kapabilitas mobil hybrid masa kini.

Melampaui Batas Uji Laboratorium

Seringkali, angka konsumsi bahan bakar yang tertera pada brosur kendaraan terasa seperti janji manis yang sulit dipenuhi di dunia nyata. Secara resmi, berdasarkan standar Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP), JAECOO J7 SHS-P memiliki klaim jarak tempuh hingga 1.200 km. Angka ini saja sebenarnya sudah sangat impresif untuk ukuran SUV bongsor. Namun, realitas di lapangan justru mematahkan klaim pabrikan tersebut dengan cara yang positif.

Serangkaian pengujian independen di berbagai belahan dunia menunjukkan anomali yang menggembirakan. Di Inggris, SUV hybrid ini mampu mencatat jarak 1.353 km. Sementara itu, di bawah terik matahari Afrika Selatan yang menyengat, performanya tetap konsisten dengan catatan 1.294 km. Kondisi ini mengingatkan kita pada pentingnya ketahanan perangkat terhadap suhu panas, seperti halnya Cuaca Ekstrem yang sering menjadi tantangan bagi durabilitas mesin maupun perangkat elektronik lainnya.

Puncak prestasi JAECOO J7 SHS-P terjadi di Meksiko. Di negara inilah mobil tersebut berhasil melampaui semua ekspektasi dengan menempuh jarak luar biasa sejauh 1.613,1 km dalam satu kali pengisian bahan bakar. Angka ini membuktikan bahwa efisiensi riil mobil ini jauh melampaui angka uji laboratorium yang steril. Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka di katalog, melainkan bukti efisiensi dunia nyata di segala iklim. Hal ini sejalan dengan tren industri di mana produsen berlomba melakukan Uji Ekstrem untuk memastikan produk mereka tahan banting sebelum sampai ke tangan konsumen.

Rahasia Arsitektur Super Hybrid System

Stamina luar biasa yang ditunjukkan J7 SHS-P tidak muncul begitu saja. Di balik kap mesinnya, terdapat arsitektur canggih bernama Super Hybrid System (SHS). Sistem ini bukanlah sekadar rakitan komponen standar, melainkan integrasi sinergis dari tiga pilar teknologi kunci yang bekerja selaras. Pertama adalah Mesin Hybrid Spesialis yang memiliki efisiensi termal mencapai 44,5%. Dalam dunia teknik otomotif, angka ini termasuk salah satu yang tertinggi di industri, menandakan betapa sedikitnya energi yang terbuang sia-sia menjadi panas.

Komponen kedua adalah Transmisi Presisi Tinggi. Transmisi ini berperan vital dalam menyalurkan tenaga dengan efisiensi hampir sempurna sebesar 98,5%. Efisiensi setinggi ini sangat krusial untuk meminimalkan pemborosan energi mekanis. Jika dibandingkan dengan teknologi gadget masa depan, kecanggihan ini setara dengan Inovasi Ekstrem yang kerap kita lihat pada bocoran perangkat flagship tahun-tahun mendatang.

Pilar ketiga adalah Sistem Manajemen Energi Cerdas. Sistem ini bertugas sebagai "otak" yang secara optimal memadukan kerja motor listrik bertenaga 150 kW dengan mesin pembakaran internal. Kombinasi cerdas inilah yang menghasilkan angka konsumsi bahan bakar rata-rata yang sangat efisien, yaitu 6 liter per 100 km dalam kondisi berkendara jarak jauh. Dengan teknologi ini, efisiensi yang tadinya hanya teori berhasil diterjemahkan menjadi realitas di jalan raya.

Performa Stabil Tanpa "Penyakit" Hybrid

Salah satu keluhan umum pengguna mobil hybrid adalah penurunan performa yang signifikan saat baterai berada dalam kondisi lemah atau low State of Charge (SOC). Biasanya, mobil akan terasa berat dan lamban karena hanya mengandalkan mesin bensin yang harus bekerja ganda: memutar roda dan mengisi baterai. Namun, JAECOO tampaknya telah menemukan penawarnya.

Berkat sistem penggerak ganda yang diusungnya, SUV ini tetap mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 7,9 detik, bahkan ketika daya baterai hampir habis. Ini adalah capaian teknis yang patut diacungi jempol, mengingat menjaga konsistensi tenaga dalam berbagai kondisi baterai adalah tantangan besar bagi para insinyur otomotif. Konsumen Indonesia yang membutuhkan kendaraan fleksibel untuk penggunaan harian maupun touring jarak jauh tentu akan sangat mengapresiasi fitur ini.

Lebih dari Sekadar Alat Transportasi

Selain urusan dapur pacu yang mumpuni, J7 SHS-P dirancang sebagai pendamping gaya hidup outdoor yang modern. Mobil ini dilengkapi dengan fitur Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 3,3 kW. Fitur ini memungkinkan mobil berubah fungsi menjadi "genset berjalan". Bayangkan Anda sedang berkemah di tepi danau terpencil; dengan mobil ini, Anda bisa menghidupkan mesin kopi untuk espresso pagi, menyalakan kompor induksi untuk memasak, hingga mengoperasikan proyektor untuk nonton film di alam terbuka.

Kemampuan jarak tempuh yang setara dengan rute Paris ke Berlin dalam sekali isi bensin menjadikan JAECOO J7 SHS-P lebih dari sekadar kendaraan. Ia menawarkan kebebasan menjelajah tanpa rasa khawatir akan stasiun pengisian bahan bakar. Jim Ma menekankan bahwa ini adalah jawaban bagi kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan irit namun tetap bertenaga. Dengan segala keunggulan ini, JAECOO J7 SHS-P siap menjadi standar baru bagi SUV hybrid di pasar global maupun Indonesia.

SHARE:

Bikin Merinding! Godzilla dan Kong Kembali Guncang Dunia di Trailer Monarch Season 2

Microsoft Rilis Perbaikan Darurat untuk Bug Kritis Windows 11 Januari 2026