TIBCO Memungkinkan Pelanggan Untuk Meningkatkan Literasi Data Dengan TIBCO Cloud Metadata

Technologue.id, Jakarta – TIBCO Software Inc., pemimpin global dalam hal data perusahaan, menyokong para pelanggannya untuk saling terhubung, menyatukan, dan dengan yakin memprediksi hasil bisnis untuk memecahkan tantangan-tantangan yang digerakkan oleh data yang paling kompleks di dunia.

Hari ini, TIBCO umumkan penawaran Unifikasi TIBCO dengan kemampuan metadata yang jauh lebih ditingkatkan demi membantu klien meningkatkan literasi data mereka, dengan integrasi penuh dari penawaran Software-as-a-Service (SaaS) TIBCO Cloud Metadata. Dengan evolusi ini, TIBCO menambahkan fungsi ke Unify solutions untuk membantu pelanggan dalam merangkul pendekatan berbasis data di mana mereka dapat meningkatkan pengumpulan, sintesis, manajemen, serta tata kelola data.

Dengan menggunakan penawaran manajemen metadata berbasis SaaS, klien juga mendapat manfaat dari uniknya kemampuan penyediaan data swalayan dari TIBCO Data Virtualization. Fungsi tambahan untuk para pengguna TIBCO Data Virtualization kini termasuk kemampuan untuk mencari katalog serta menyediakan akses ke susunan data dari ratusan sumber data, juga fitur lebih lanjut memungkinkan pengguna untuk menambahkan tata kelola data dan data fitur katalog ke jaringan pipa integrasi mereka.

“Saat ini, perusahaan membutuhkan cara yang lebih sederhana untuk mempertahankan pandangan komprehensif dari aset data yang relevan dalam organisasi untuk aplikasi operasional, analitik, serta kepatuhan,” kata Mark Palmer, senior vice president and general manager, engineering, TIBCO. “TIBCO Cloud Metadata menyediakan solusi SaaS satu atap yang menggabungkan tata kelola data, katalog data, serta kemampuan manajemen metadata perusahaan. Ini semakin memperluas kemampuan portofolio Unify kami dalam menyediakan kemampuan visibilitas yang lengkap ke lanskap data mereka.”

Pada era sentrisitas data ini, tantangan utama yang dihadapi organisasi adalah literasi data, di mana mereka dapat memastikan semua orang memahami aset data yang mereka miliki. Hal ini dapat diatasi dengan aplikasi manajemen metadata yang efektif dengan menambah lini kemampuan manajemen data TIBCO Unify dengan TIBCO Cloud Metadata. Perusahaan menyediakan kemampuan yang mendukung manajemen metadata seluruh perusahaan dengan memadukan tata kelola data, katalog data, serta keahlian manajemen metadata perusahaan.

Dalam laporan penelitian Gartner 1 April 2020, Guido De Simoni, senior director analyst, Mark Beyer, vice president analyst terkemuka serta Alan Dayley, vice president analyst, Gartner menulis, “Saat menggunakan manajemen metadata, data serta pimpinan analis harus mengambil pendekatan yang terencana dengan menangani kasus penggunaan yang selaras dengan hasil bisnis. Empat kasus penggunaan utama telah muncul mendorong kemampuan paling krusial yang diperlukan dari setiap solusi di pasar ini: tata kelola data, keamanan dan risiko, analisis data, serta nilai data.”

Pelajari manajemen metadata, katalog data, serta tata kelola data governance lebih lanjut yang disajikan dalam layanan dengan TIBCO Cloud Metadata.

Latest News

Meluncur Tahun Besok, Ini Bocoran Samsung Galaxy Z Flip 3

Technologue.id, Jakarta - Setelah sukses menghadirkan Galaxy Z Flip dan Galaxy Z Flip 5G, Samsung dikabarkan tengah bersiap menghadirkan penerusnya, yakni Galaxy...

Tokopedia Berdayakan Perempuan di Era Digital Lewat ‘START Summit Extension: Women in Tech’

Technologue.id, Jakarta - Tokopedia menggelar START Summit Extension dengan tema Women in Tech secara daring pada 28 November 2020 pukul 09.30-19.00 WIB....

Samsung Berhenti Rilis Seri Galaxy Note Pada 2022?

Technologue.id, Jakarta - Samsung dilaporkan bakal menghentikan produksi generasi Galaxy Note-nya dalam dua tahun kedepan. Sebuah tweet oleh @cozyplanes...

Pemain PUBG Mobile Jadi Target Serangan Siber

Technologue.id, Jakarta - Game battle royale PUBG Mobile menjadi salah satu game yang paling digemari saat ini. Namun di balik itu, ternyata...

Spotify Reset Password Pengguna Akibat Masalah Keamanan Data

Technologue.id, Jakarta - Spotify melakukan pengaturan ulang kata sandi secara bergulir ke ratusan ribu akun pengguna setelah ditemukannya indikasi kebocoran data.

Related Stories