Technologue.id, Jakarta  – Mulai pekan ini, pengguna Tinder di bawah usia 18 tahun tidak diperkenankan menggunakan aplikasi pencari teman kencan itu lagi. Itikad ini disampaikan langsung oleh Rosette Pambakian, VP of Communications Tinder.

Seperti dikutip dari TechCrunch.com (14/6/16), Tinder merasa punya tanggung jawab moral untuk memberikan experience yang lebih baik pada penggunanya. Membatasi pengguna dari segi umur adalah salah satu bentuknya.

Keputusan yang sudah dipertimbangkan sejak awal tahun ini diklaim hanya akan berdampak pada minoritas pengguna Tinder secara global, tepatnya 3 persen. Tentu populasi pengguna di bawah umur itu tak akan berdampak banyak bagi aplikasi yang mengklaim mampu menampung lebih dari 1 miliar swipe per harinya.

Sejak diluncurkan pada 2012 silam, Tinder mempersilakan siapa saja mulai usia 13 tahun untuk bergabung. Namun khusus untuk pengguna berusia 13 sampai 17 tahun, mereka hanya akan mendapat opsi match dari pengguna lain seusianya.

Share this