Technologue.id, Jakarta – Sebelumnya, Tinder bukanlah platform yang ramah dengan netizen transgender. Namun, predikat itu akan segera berubah.

Menurut CEO Tinder, Sean Rad, pihaknya siap menampung para transgender yang ingin menggunakan aplikasinya untuk mencari teman maupun pasangan. Caranya yaitu dengan memberikan fitur khusus yang bakal hadir sekitar 1,5 bulan lagi.

Sean ingin aplikasinya digunakan oleh lebih banyak lagi masyarakat. Sebab, kini Tinder bukan sekadar alat untuk senang-senang atau memuluskan hasrat ‘cinta satu malam’.

“Sekarang, sudah ada pernikahan yang terjadi berkat Tinder,” kata pria berdarah Iran itu pada CNET.com (2/6/16).

Pengguna Tinder dari kalangan transgender sejah ini kerap mendapat diskriminasi dari pengguna lain. Maka dari itu, Sean tak ingin pengalaman ini terus berlangsung.