Tmall Global Permudah UKM Masuki Pasar Tiongkok

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Tmall Global, platform marketplace B2C milik Alibaba Group, mengumumkan serangkaian solusi baru untuk membantu brand global menggapai peluang peningkatan konsumsi di Tiongkok.

Sejumlah brand, terutama pelaku kecil dan menengah, telah menerima dampak signifikan dari pandemi Covid-19 dan tengah berupaya untuk memasuki pasar baru dan menemukan peluang baru untuk berkembang. Tmall Global berkomitmen dalam menghadirkan serangkaian solusi untuk membantu brand asing menangkap peluang, serta membantu para brand untuk menghadirkan produk berkualitas di pasar Tiongkok.

Baca Juga:
Pasar TWS Meroket di 2020

Registrasi di Tmall Global dapat dilakukan melalui portal self-service baru pada platform, dan toko akan dapat beroperasi hanya dalam waktu 30 hari. Melalui Official Operating Service barunya, para merchant dengan berbagai skala usaha, termasuk merek yang belum berpengalaman dalam mengoperasikan e-commerce Tiongkok, dapat meluncurkan brand mereka dengan mudah di Tmall Global.

Selain proses on-boarding yang dirampingkan, para brand luar negeri dan peritel juga akan mendapatkan konsultasi khusus, dukungan konten dan operasi, serta layanan tambahan melalui Tmall Global dan jaringan mitranya dari seluruh dunia. Tmall Global juga akan meluncurkan berbagai program pada level wilayah untuk lebih jauh mendukung para merchant yang ingin menjajaki pasar Tiongkok.

Konsumsi produk impor di Tiongkok telah mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 76 persen. Tren ini mengindikasikan bagaimana pasar akan menarik lebih banyak brand asing untuk merintis bisnis mereka melalui jalur online. Menurut Tmall Global, lebih dari 29.000 brand dari 5.800 kategori telah hadir di platform pada akhir Desember 2020, dengan lebih dari 80 persen dari mereka untuk pertama kalinya memasuki pasar Tiongkok.

Baca Juga:
Vivo Perluas Pasar ke Wilayah Eropa

Saat ini, Tmall Global menawarkan berbagai solusi operasional yang bertujuan untuk membantu merchant luar negeri dalam menemukan model bisnis yang paling cocok untuk menggapai konsumen Tiongkok. Mereka yang ingin mengecek potensi produk mereka di Tiongkok dapat mulai dengan menggunakan solusi Tmall Overseas Warehouses, atau Tmall Overseas Fulfillment (TOF), yang dirancang untuk memenuhi permintaan konsumen secara langsung.

Model ini membantu para brand untuk menjaga fleksibilitas inventaris, serta menekan biaya logistik dan penyimpanan. Pertumbuhan GMV TOF secara year-to-date mengalami peningkatan sebesar hampir 200 persen selama sembilan bulan yang berakhir di Desember 2020.

Dengan berbagai tawaran komprehensif dan berkualitas, Tmall Global telah berhasil memenuhi permintaan baru konsumen seiring dengan meningkatnya minat akan produk impor, produk baru, produk terpersonalisasi, dan produk edisi terbatas. Jumlah brand dan merchant pada Tmall Global per 30 September 2020 telah mengalami pertumbuhan dua digit year-over-year.

- Advertisement -

Latest News

Trending di Twitter, Apa sih “WA GB”?

Technologue.id, Jakarta - Media sosial Twitter diramaikan dengan topik "WA GB". Hingga berita ini dimuat, Selasa (18/5/2021) topik tersebut sudah dicuitkan lebih...

Langganan Twitter, Bayar Rp42 Ribu per Bulan?

Technologue.id, Jakarta - Biaya langganan Twitter premium atau yang disebut Twitter Blue mulai terungkap. Peneliti aplikasi Jane Manchun Wong...

Susunan Petinggi GoTo, Perkawinan Gojek – Tokopedia

Technologue.id, Jakarta - Penggabungan usaha atau merger antara Gojek dengan Tokopedia melahirkan susunan manajemen perusahaan. Dalam perusahaan baru ini,...

Cara Migrasi Perpesanan WhatsApp ke Telegram

Technologue.id, Jakarta - Telegram telah meluncurkan fitur baru untuk membantu orang memindahkan riwayat obrolan mereka dari aplikasi lain termasuk WhatsApp.

Huawei P50 Jadi yang Terakhir untuk Leica?

Technologue.id, Jakarta - Desas desus berakhirnya kerja sama strategis yang dilakukan antara Huawei dan Leica sudah mulai berhembus sejak akhir tahun 2020...

Related Stories