Transformasi Warung Pintar, Sasar Pasar Lebih Besar

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Warung pintar resmi mengumumkan transformasinya menjadi Warung Pintar Group, Rabu (7/7/2021). Agung Bezharie Hadinegoro selaku CEO Warung Pintar Group menyebut transformasi dilakukan untuk mengintegrasikan seluruh layanan.

“Setelah 3 tahun mempelajari ekosistem bisnis warung, kami sadar bahwa kita tidak dapat tumbuh sendiri untuk dapat memberikan solusi digital yang lebih terintegrasi bagi warung. Untuk mendapatkan transparansi dan meningkatkan efisiensi bisnis warung, seluruh ekosistemnya pun perlu terintegrasi,” kata Hadinegoro.

“Itulah yang membuat Warung Pintar Group mendigitalisasi seluruh ekosistem untuk memberikan dampak yang jauh lebih signifikan. Solusi digital Warung Pintar Group dirancang sebagai kekuatan fundamental yang sangat dibutuhkan untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi yang lebih signifikan di dalam salah satu channel distribusi terbesar di Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga:

Startup Evermos Catat Penghasilan Reseller Naik di Tengah Pandemi


Survei internal Warung Pintar Group menyebutkan, di awal pandemi Covid-19, 93% pemilik warung mengalami penurunan penjualan hingga 28 persen. Untuk itu, penyelesaian masalah tidak hanya dari sisi pelaku bisnis warung tetapi ke ekosistem yang merupakan kontributor utama sektor ritel Indonesia.

Sebesar 74% (sekitar USD267 miliar) bisnis ritel Indonesia terjadi di channel tradisional, dan jumlah warung adalah 60% dari angka tersebut. Warung juga menjadi channel distribusi utama dengan kontribusi terhadap PDB sebesar empat kali lebih tinggi dari e-commerce.

Masalah utama pada warung adalah sistem distribusinya berlapis yang menurunkan efisiensinya hingga 20-25%, informasi yang terfragmentasi dan asimetris yang menyebabkan tidak adanya visibilitas data sehingga menghambat pertumbuhan bagi semua pihak, dan banyak pemain yang berusaha membawa solusi hanya pada satu pihak. Hal tersebut mendisrupsi pasar yang akhirnya meningkatkan terjadi skeptisisme adopsi digital pada ekosistem warung.

Baca Juga:

Alibaba Luncurkan Program Pelatihan Virtual bagi UMKM dan Startup Indonesia


Warung Pintar Group sendiri saat ini memiliki empat layanan digital utama, yaitu Aplikasi Warung Pintar, Aplikasi Grosir Pintar, Warung Pintar Distribusi dan Bizzy Connect. Perusahaan juga telah menggandeng lebih dari 600 mitra pengusaha grosir yang masing-masing melayani sekitar 200-300 pemilik warung yang tergabung dalam platform Grosir Pintar.

Aplikasi Grosir Pintar digunakan oleh toko grosir agar dapat terhubung langsung dengan ratusan pemilik warung dalam jarak 5 hingga 10 kilometer. Selain itu, para pengusaha grosir pun dapat menggunakan layanan Bisnis Pintar untuk pengadaan inventaris.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories