Technologue.id, Jakarta – Beragam aplikasi bimbingan belajar daring kini tengah menjamur di Indonesia. Memenuhi kebutuhan dari sisi konsumsi internet, Telkomsel meluncurkan Paket Ilmupedia, yaitu paket data yang dapat digunakan untuk mengakses aplikasi belajar online.

Paket Ilmupedia merupakan paket data senilai Rp 25.000 yang sudah mencakup kuota data sebesar 3GB dengan masa berlaku selama 30 hari, yang dapat digunakan secara bebas untuk mengakses aplikasi belajar online RuangGuru dan Cakap, serta dalam waktu dekat Quipper dan Bahaso.

Baca Juga:
Telkomsel Rilis Paket Kuota Data OMG!

Paket Ilmupedia dapat diaktifkan oleh pengguna layanan prabayar Telkomsel (SimPATI, Kartu AS, dan LOOP) melalui USSD Menu Browser (UMB) pada *999#, *100#, *567#, *363*844#, aplikasi MyTelkomsel serta dalam waktu dekat dapat dibeli melalui aplikasi LOOPkita, atau akses di Loop.co.id.

Hadirnya Paket Ilmupedia diharapkan mampu membantu generasi muda Indonesia dalam menemukan minat mereka sehingga dapat mengejar cita-citanya di masa depan dan menjadi sumber daya manusia yang unggul di berbagai bidang.

“Telkomsel berkomitmen untuk selalu menjadi enabler bagi generasi muda guna mendorong mereka untuk meningkatkan kualitas diri sehingga menjadi sumber daya manusia berkualitas tinggi yang senantiasa berkontribusi menjadi roda penggerak bangsa dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di era digital ini,” kata Adhi Putranto, Vice President Prime Segment Telkomsel.

Baca Juga:
PrivyID Kantongi Investasi Seri A2 dari Unit Ventura Telkomsel

Dalam menghadirkan paket Ilmupedia, Telkomsel turut menggandeng salah satu startup yang bergerak di bidang edu-tech yaitu Cakap.

Bagi yang belum mengetahui, Cakap lahir dari program pengembangan startup The NextDev Telkomsel yang fokus di pendidikan bahasa. Dengan menjadi inisiator aplikasi belajar bahasa asing dengan interaksi dua arah, Cakap mampu menghubungkan guru-guru profesional di luar negeri dengan pelajar bahasa asing di Indonesia.

“Cakap hadir sebagai solusi untuk permasalahan akses pendidikan berkualitas. Tidak hanya menargetkan pelajar, Cakap juga berharap untuk dapat berkontribusi meningkatkan kualitas bahasa Inggris guru-guru Indonesia. Karena bagi kami solusi solusi dari teknologi seharusnya dapat membantu menyelesaikan masalah yang ada dalam pendidikan di Indonesia,” tutur Tomy Yunus Tjen, CEO Cakap.