Tri Cetak 4 Wirausahawan Muda lewat Kejar #Ambisiku

Technologue.id, Jakarta – Suatu ajang pencarian ide bisnis kreatif bertajuk Festival #Ambisiku baru saja usai digelar oleh Tri (Hutchinson 3 Indonesia), salah satu operator GSM tanah air.  Acara yang digelar dalam bentuk roadshow di tiga kota yang dikenal sebagai ‘kota kreatif’ di Indonesia, seperti Yogyakarta, Makassar, dan Bandung tersebut berlangsung pada 16 September hingga 9 Oktober 2016 lalu.

Berupaya menjadi tempat di mana berbagai ambisi anak muda dipertunjukkan, mulai dari lewat talkshow dan workshop, kemudian Kejar #Ambisiku telah menerima sebanyak 225 proposal ide. Dari situ, terpilih empat (4) ide bisnis terbaik untuk masuk ke tahap seleksi selanjutnya, yakni Boot Camp. Para pendiri dan pemilik ide bisnis kreatif yang terdiri atas sekumpulan anak muda ini mendapat predikat The Boss selama empat hari Boot Camp. Sejalan dengan misi Kejar #Ambisiku menjadikan anak muda menjadi bos bagi dirinya sendiri.

Adapun empat ide bisnis yang masuk ke tahap Boot Camp di Jakarta mulai hari ini (9/11/2017) diantaranya:

  1. Mengundang.co asal Bandung, merupakan Wedding vendor platform online.
  2. SellBuyTime dari Jakarta, aplikasi mobile jual beli waktu luang dan keahlian.
  3. WI4GO asal Yogyakarta, platform promo lokasi usaha dengan memanfaatkan wi-fi terintegrasi media sosial dan telah dipatenkan.
  4. Soku.id dari Solo, mengangkat konsep food commerce dengan menjual homemade food harga terjangkau.

Melihat tak sedikitnya para generasi muda yang berani melangkah untuk berwirausaha pada program Kejar #Ambisiku ini, Wahyudin Adikusumah, Human Resources Director Tri berujar bahwa Tri sebagian besar penggunanya adalah generasi milenial. Saat ini kami mencatat ada 56,5 juta pengguna seluler Tri. 80% di antaranya merupakan pelanggan di rentang usia 15-25 tahun.

“Intinya kami ingin men-support para generasi muda karena melihat sekarang ini mulai banyak yang berwirausaha, seperti dengan memanfaatkan perangkat teknologi dengan menjual barang mereka lewat e-ccommerce. Tapi meski begitu, menurut data pemerintah tahun 2016 menunjukkan kalau jumlah wirausahawan di Indonesia masih berada dibawah 2% dari total 250 juta jiwa,” tambah Wahyudin lagi Senin hari ini (9/1/2017) di Jakarta.

Selanjutnya, Julandi George Fransiskus, Head of Customer Engagement & Operations Tri yang juga sebagai salah satu juri (disebut dengan The Guardians) ajang Kejar #Ambisiku bertutur, bahwa Tri melihat para wirausahawan yang mengikuti ajang tersebut harus memiliki ide bisnis yang bisa di implementasikan, related terhadap dunia digital, berguna bagi masyarakat, serta rencana bisnis harus jelas.

Sementara itu, nantinya keempat tim wirausaha tersebut mesti mengikuti serangkaian kegiatan. Puncaknya, para Bos akan melakuklan presentasi ke jajaran direksi Tri atau disebut dengan The Angels. Dimana presentasi ini akan menentukan konsep dan format dukungan yang akan diberikan Tri kepada para Bos.

“Soal akan dibawa kemanakah keempat startup ini paska Kejar #Ambisiku memang untuk saat ini belum dapat dipastikan. Setelah tahap terakhir baru bisa ditentukan apa mereka butuh pendanaan atau lainnya. Namun bisa jadi kami akan mengembangkan bisnis bersama,” tutur Julandi lagi.

Dukungan yang juga diberikan Tri, ialah pendampingan tahap inkubator, mulai dari pengembangan sampai dengan siap terjun ke market, pendanaan dengan jumlah sesuai proposal, diperkenalkankepada jaringan grup bisnis global CK Hutchinson Holding yang menjadi induk perusahaan Tri Indonesia.

BACA JUGA:

Pasca Disusupi Hacker, Three Coba Tenangkan Konsumennya

Jaringan Three Dibobol, Jutaan Data Pengguna Terancam

Gempa 6,4 SR Goyang Aceh, Sinyal Apa Kabar?