Tuduhan Trump Terhadap Xiaomi Tak Terbukti

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Pengadilan menolak tuduhan Donald Trump yang menyebut Xiaomi memiliki hubungan dengan Militer Komunis China.

Pengadilan menyimpulkan bahwa Xiaomi tidak terbukti melakukan aktivitas yang membahayakan keamanan nasional seperti yang dituduhkan.

Dengan putusan ini, Pengadilan telah menghapus secara penuh pembatasan yang diberikan oleh Trump lewat Departemen Pertahanan AS kepada Xioami.

Baca Juga:

Xiaomi Garap Ponsel dengan Pengisian Daya 200W


Kini aturan yang memaksa warga AS melepaskan saham mereka di Xiaomi sudah tidak berlaku. Mereka dapat kembali membeli saham seperti semula.

Menanggapi hal ini, Xiaomi pun mengaku senang. Xiaomi menyebut tuduhan yang dilayangkan merupakan tindakan sewenang-wenang dan tidak benar.

“Perusahaan dijalankan secara independen dan produknya juga dipasarkan untuk keperluan sipil,” tegas Xiaomi dalam pernyataan resminya, Selasa (16/3/2021).

Baca Juga:

Joe Biden Perketat Aturan Kerja Sama dengan Huawei, China Marah


“Untuk itu kami meminta pengadilan menghapus tuduhan tersebut secara permanen sesegera mungkin,” pungkas Xiaomi.

Sekedar informasi, Xiaomi merupkan salah satu dari 9 perusahaan yang diklasifikasikan oleh Pentagon sebagai Perusahaan Militer Komunis China.

Nasib Xioami sebenarnya mirip dengan Huawei. Namun Xiaomi masih diberi sedikit kelonggaran. Xiaomi masih bisa mengimpor teknologi Amerika Serikat tanpa lisensi.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories