Technologue.id, Jakarta – Perang melawan terorisme faktanya tak cuma dilakukan di dunia nyata. Platform jejaring sosial seperti Twitter pun melakukan apa yang mereka bisa untuk meredam penyebaran paham tak humanis itu berikut aktivitas lainnya di dunia maya.

Berdasarkan klaim medsos pimpinan Jack Dorsey tersebut, mereka telah memberantas 235 ribu akun berbau terorisme dan kekerasan sejak Februari 2016. Sementara sebelum bulan kedua tahun ini, Twitter telah men-suspend 125 ribu akun serupa.

Jika ditotal, Twitter telah memberedel 360 ribu akun sedari pertengahan tahun lalu. Dalam blog resminya (18/8/16), Twitter mengaku aktivitas bersih-bersih akun terlarang di platformnya sekarang telah naik 80 persen dibanding tahun lalu.

Untuk membuat platformnya kian aman dari ekstrimis, Twitter sudah melakukan beberapa cara. Yang utama, dengan mendedikasikan tim khusus untuk me-review laporan perihal adanya akun terlarang dari penggunanya serta mempersiapkan tool pendukung. Selain itu, mereka juga telah bekerja sama dengan organisasi yang turut menentang keberadaan ekstrimis di beragam negara; Wahid Foundation dari Indonesia masuk salah satu di antaranya.

- Advertisement -

Menurut Anda, sudah cukupkah usaha Twitter untuk melawan terorisme ini?

 

Baca juga:

MERDEKA DARI STATUS JOMLO, PAKAI GIF DAN EMOJI DI TINDER!

TRIK MEMBUKA INSTAGRAM STORIES DI LAPTOP

 CARA FACEBOOK AMANKAN ANDA DARI BERITA SAMPAH