Jakarta, Technologue.id – Perusahaan penyedia layanan internet, Biznet, memasuki usia ke-26 tahun pada 1 Oktober 2026. Momen ini menjadi penanda komitmen perusahaan dalam memperkuat infrastruktur digital di Indonesia.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dua inovasi utama, yakni pengoperasian AI Data Center dan pengembangan jaringan kabel fiber optic bawah laut. Senior Manager Marketing Biznet, Adrianto Sulistyo, menyampaikan pentingnya pemanfaatan AI di tengah perkembangan teknologi yang pesat.

Ia menyebut saat ini AI mengalami perkembangan yang signifikan di tengah-tengah masyarakat. "Dengan melihat perkembangan AI seperti tersebut, kami membangun AI Data Center pertama," kata Adrianto dalam Media Gathering Biznet 26th Anniversary di Midplaza, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Adrianto memaparkan data PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025. Sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaannya dalam 12 bulan terakhir.

Di sisi lain, penetrasi internet Indonesia juga terus meningkat. Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penetrasi internet mencapai 81,72 persen pada 2026.

Berbagai aktivitas digital seperti live shopping, vlogging, podcast, dan kegiatan content creator terus tumbuh. Aktivitas tersebut secara otomatis membutuhkan koneksi internet yang lebih optimal.

Sehingga dalam beberapa tahun terakhir, Biznet memberikan upgrade bandwidth yang besar kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan di tengah pengembangan adopsi AI yang semakin masif.

Adrianto menerangkan, AI Data Center yang berlokasi di Jimbaran, Bali, tersebut merupakan data center dengan kapasitas listrik jauh lebih besar. Fasilitas ini mampu menjalankan server-server AI berkapasitas tinggi.

AI Data Center tersebut dilengkapi berbagai teknologi canggih. Mulai dari kapasitas power yang lebih besar hingga 145 kW per rak, teknologi liquid cooling yang canggih, serta konektivitas yang diklaim andal.

Inovasi tersebut dinilai tidak hanya berfungsi sebagai pusat data. Fasilitas ini juga mencakup laboratorium pengembangan AI yang mendukung kebutuhan komputasi berkapasitas besar.

Infrastruktur itu dibangun sebagai langkah progresif dalam mempersiapkan perkembangan teknologi. Teknologi tersebut memiliki kebutuhan komputasi berkapasitas besar di masa depan.

"Kehadiran AI Data Center milik Biznet ini diharapkan dapat menjadi solusi dan fondasi untuk menghadapi kesiapan era digital berbasis kecerdasan buatan," terangnya.

Dengan demikian, pelanggan diharapkan bisa memaksimalkan produktivitasnya. Biznet juga terus memperluas jangkauan infrastrukturnya melalui pengembangan jaringan kabel fiber optic bawah laut.

Pengembangan jaringan tersebut dikenal sebagai Biznet Nusantara Cable System (BNCS). Proyek ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas konektivitas hingga luar Pulau Jawa.

Langkah ekspansi ini sejalan dengan berbagai dinamika yang terjadi di industri. Sebelumnya, sempat muncul isu terkait keamanan data yang menjadi perhatian publik.

Ada pula laporan mengenai dugaan pelaku orang dalam yang sempat mencuat. Isu lain menyebut adanya pihak yang mengaku karyawan Biznet dan membocorkan data pelanggan.

Meski demikian, Biznet tetap fokus pada penguatan infrastruktur digital. Perayaan usia ke-26 tahun ini menegaskan arah perusahaan dalam mendukung era digital berbasis kecerdasan buatan di Indonesia.