Unik, Ken Arok dan Ken Dedes Pun Kena Demam Mannequin Challenge!

- Advertisement -

Technologue.id, Malang – Mannequin Challenge belakangan menjadi perbincangan dan konten viral di dunia maya. Tak hanya diunggah oleh netizen dari Amerika Serikat, kalau Anda menelusuri YouTube, Facebook, Twitter, atau Instagram, sudah banyak masyarakat Indonesia dari beragam elemen dan profesi yang mengunggah video ketika mereka mendadak ‘membeku’ layaknya manekin berjemaah.

Tampaknya, tren yang diyakini dipopulerkan pertama kali oleh para pelajar di Florida itu coba diadopsi oleh komunitas penggiat budaya kota Malang, Lontar Sansekerta. Dalam rangka memperingati sekaligus memasyarakatkan Hari Sejarah yang jatuh tiap 14 Desember pada masyarakat dan generasi muda, Lontar Sansekerta pun menghelat kompetisi Mannequin Challenge Sejarah.

Verdy Firmantoro, Direktur Lontar Sansekerta, menyatakan pada Technologue.id dalam pernyataan tertulisnya (14/12/16) bahwa kampanye ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap warisan sejarah.

“Dengan membuat Mannequin Challenge Sejarah, minimal mereka tidak terpaksa untuk belajar sejarah. Mereka malah dengan senang hati mendokumentasikan nilai-nilai sejarah dengan cara baru dan mengenalkannya kepada publik secara luas,” paparnya.

Benar saja, sejauh pengamatan redaksi, ada sejumlah konten menarik dari kompetisi ini. Salah satunya adalah Mannequin Challenge ala kerajaan Singosari.

Mengambil setting di Candi Singosari, Malang, sejumlah siswa SMPN 1 Singosari yang tergabung dalam kelompok Teater Sinesa mengangkat tokoh khas dari daerah tersebut, yakni Ken Arok dan Ken Dedes. Dua tokoh yang dianggap sebagai leluhur raja-raja yang berkuasa di Jawa itu pun masuk dalam frame #MannequinChallenge bersama masyarakat modern yang membeku dalam beragam pose.

Mannequin Challenge Sejarah (Instagram/teater.sinesa)

Ada juga para pelajar dari SMAN 1 Bululawang, Kabupaten Malang, yang membuat Mannequin Challenge Sejarah dengan mengangkat tokoh Raja Anusopati dan Panji Tohjaya dan berlatar belakang di komplek Candi Kidal. Tak cuma dari Malang, kompetisi unik ini juga sudah diikuti pelajar dan mahasiswa di kota lain, bahkan hingga Kalimantan Barat.

Jika Anda berminat berpartisipasi dalam kampanye ini, segera buat Mannequin Challenge Sejarah ala Anda di lokasi bersejarah di kawasan Anda tinggal. Pengumpulan video Mannequin Challenge Sejarah ini masih dibuka hingga 20 Desember mendatang, kok.

“Pekerjakan era modern untuk mengingat sejarah, pekerjakan sejarah sebagai pelajaran di era modern,” demikian pesan Verdy.

 

Baca juga:

Trik Mengikuti Diskusi di Status Facebook Secara Rahasia

Wow, Sebanyak Ini Duit YouTuber Terkaya di Dunia!

Yuk Bikin #2016BestNine Biar Tidak Ketinggalan Zaman! Begini Caranya

- Advertisement -

Latest News

Related Stories