Technologue.id, Jakarta – Pembaruan Pixel Drop September yang dirilis Google untuk ponsel Pixel dilaporkan memicu sejumlah masalah. Sejumlah pengguna mengeluhkan layar kunci (lockscreen) yang bermasalah hingga ponsel tidak bisa dibuka menggunakan PIN maupun pola keamanan.

Tak hanya itu, pembaruan tersebut juga dilaporkan membuat sejumlah perangkat Pixel mengalami penurunan performa atau menjadi lebih lambat.

Padahal, Pixel Drop September membawa sejumlah fitur baru, mulai dari peningkatan widget kontak VIP, perlindungan terhadap penipuan, hingga fitur Pause Point untuk model Pixel lawas.

Namun, laporan pengguna di Reddit menunjukkan bahwa pembaruan tersebut justru menimbulkan gangguan yang cukup serius, terutama bagi pengguna yang mengandalkan sistem keamanan layar kunci.

Salah satu laporan datang dari pengguna Google Pixel 10 Pro XL yang mengaku tidak bisa melewati kunci pola pada layar ponselnya setelah memasang update Pixel Drop September.

Pengguna tersebut mengatakan layar langsung melakukan reset sebelum dirinya sempat menghubungkan titik kedua saat menggambar pola keamanan.

Akibatnya, pola yang dimasukkan tidak pernah selesai dan ponsel terus menolak upaya membuka kunci.

Pengguna Pixel 10 Pro XL lainnya mengalami masalah serupa. Namun, mereka berhasil menemukan solusi sementara dengan melakukan hard restart. Caranya adalah dengan menekan dan menahan tombol Power serta Volume Turun secara bersamaan hingga ponsel melakukan restart.

Sayangnya, solusi tersebut tidak berhasil ditemukan oleh pengguna pertama. Ia akhirnya terpaksa melakukan factory reset atau mengembalikan ponsel ke pengaturan pabrik agar bisa kembali mengakses perangkatnya.

Masalah layar kunci ternyata tidak hanya terjadi pada Pixel 10 Pro XL atau pengguna yang memakai sistem keamanan berbasis pola.

Dalam utas berbeda di Reddit, seorang pengguna Pixel 8a melaporkan bahwa ponselnya menampilkan pesan kesalahan "PIN salah" tepat setelah satu digit pertama dimasukkan.

Pengguna Google Pixel 8 Pro juga melaporkan gangguan serupa.

Dari berbagai laporan tersebut, masalah tampaknya berkaitan dengan cara sistem layar kunci memproses masukan pengguna.

Sistem diduga terlalu cepat memeriksa PIN atau pola sebelum pengguna selesai memasukkannya.

Akibatnya, ponsel menganggap input yang belum lengkap sebagai upaya membuka kunci yang salah.

Situasi ini semakin merepotkan karena sistem keamanan Android dapat membatasi akses sementara setelah beberapa kali percobaan gagal. Pengguna pun berpotensi harus menunggu beberapa menit sebelum bisa mencoba kembali.