Jakarta – Ajang WWDC 2026 tahun ini membawa kabar buruk bagi sebagian pengguna setia jam tangan pintar Apple. Pasalnya, pembaruan sistem operasi watchOS 27 dipastikan hanya akan tersedia untuk sejumlah perangkat tertentu.

Kebijakan ini menandai pemangkasan dukungan perangkat keras yang paling agresif yang pernah dilakukan Apple pada lini wearable. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh pihak Apple saat gelaran WWDC 2026 berlangsung.

“Keputusan ini diambil demi menjaga standarisasi pengalaman pengguna dan performa optimal dari fitur terbaru,” ujar perwakilan Apple dalam konferensi pers.

Berdasarkan data resmi yang dirilis, hanya lima seri Apple Watch yang dinyatakan kompatibel dengan watchOS 27. Kelima perangkat tersebut adalah Apple Watch SE 3, Apple Watch Series 10, Apple Watch Series 11, Apple Watch Ultra 2, dan Apple Watch Ultra 3.

Kabar ini tentu mengejutkan banyak pihak, terutama pemilik Apple Watch generasi lama. Pasalnya, Apple sebelumnya dikenal cukup longgar dalam memberikan dukungan pembaruan sistem operasi untuk perangkat lawasnya.

Kabar Buruk dari WWDC 2026, Update watchOS 27 Bakal Lewatkan Deretan Apple Watch Keren Ini

Untungnya, Apple Watch Series 9 yang dirilis pada tahun 2023 lalu tetap masuk dalam daftar perangkat yang didukung. Awalnya seri ini sempat tidak tercantum dalam daftar rilis utama, namun Apple langsung memberikan konfirmasi resmi kepada media global.

Di sisi lain, pemilik Apple Watch Ultra generasi pertama dan Apple Watch SE 2 harus menerima kenyataan pahit. Kedua perangkat yang diluncurkan pada tahun 2022 tersebut dipastikan tidak akan mendapatkan pembaruan ke watchOS 27.

Keputusan pensiun dini ini langsung memicu perdebatan hangat di kalangan penggemar Apple. Pasalnya, usia kedua perangkat tersebut dinilai masih relatif muda untuk ditinggalkan begitu saja.

Strategi pemangkasan di lini jam tangan pintar ini sangat kontras dengan kebijakan pada iOS 27. Sistem operasi untuk iPhone tersebut justru masih merangkul perangkat lawas mulai dari generasi iPhone 11 series.

Banyak analis teknologi menilai perbedaan perlakuan ini terjadi karena adanya lompatan kebutuhan hardware yang signifikan. Sektor wearable device membutuhkan spesifikasi lebih tinggi untuk menjalankan fitur-fitur terbaru.

Fitur mutakhir berbasis kecerdasan buatan, Apple Intelligence, disebut menjadi alasan utama di balik pemangkasan ini. Fitur tersebut membutuhkan konsumsi daya komputasi neural engine yang sangat masif dan agresif.

Kemampuan AI lokal yang super berat terbukti menjadi beban yang terlalu berlebihan untuk chipset lama. Apple akhirnya memilih mengorbankan kompatibilitas perangkat lama demi menjaga performa sistem.

Perusahaan asal Cupertino itu menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan pengalaman pengguna tetap optimal. Memaksakan sistem baru pada perangkat lama hanya akan membuat performa gadget menjadi lemot dan tidak stabil.

Bagi pengguna yang ingin tetap mendapatkan pembaruan, opsi upgrade ke perangkat terbaru menjadi solusi yang disarankan. Apple Watch Series 11 dan Apple Watch Ultra 3 menjadi pilihan utama bagi mereka yang menginginkan fitur terbaru.

Dengan kebijakan baru ini, Apple menunjukkan komitmennya terhadap Era Baru Siri AI yang membutuhkan dukungan hardware lebih canggih. Pengguna diharapkan dapat memahami keputusan teknis yang diambil perusahaan.

Ke depannya, tren pemangkasan dukungan perangkat lama kemungkinan akan terus berlanjut. Hal ini sejalan dengan perkembangan teknologi wearable yang semakin kompleks dan membutuhkan spesifikasi tinggi.