VibiCloud Sajikan Solusi Bisnis Siap Pakai Lintas Industri

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Tren cloud computing terus meningkat. Memenuhi kebutuhan saat ini, VibiCloud menawarkan inovasi solusi bisnis siap pakai (business-ready solutions) yang bisa diimplementasikan ke berbagai proses industri mulai dari manufaktur, jasa keuangan, hingga kesehatan.

Dengan solusi baru ini, Vibicloud bekerja sama dengan dengan para developer di bidang industri tersebut. Business-ready solutions mendukung setiap perusahaan dalam proses bisnis sehingga dapat berjalan lebih sederhana, cepat, dan dapat diandalkan. Pelaku bisnis hanya perlu berfokus pada core business mereka.

Baca juga:

Pertumbuhan UMKM Indonesia Terganjal Infrastruktur Teknologi

Menurut Alfonsus Bram, CEO & Founder VibiCloud, hal ini sejalan dengan dukungan implementasi dari program pemerintah Making Indonesia 4.0

“Business-ready solutions ini tinggal pilih, tinggal pakai. Layanan VibiCloud menghadirkan layanan inovasi solusi untuk mempercepat pengembangan dan penyebaran bagi pelanggan yang ingin melakukan transformasi digital di dalam program pemerintah, yaitu Industri 4.0. Inilah yang membedakan VibiCloud dengan penyedia jasa cloud lainnya,” kata Bram, sapaan akrabnya, dalam acara VibiCloud Solutions Day, di Jakarta, Raby (17/10/2018).

Baca juga:

Huawei Umbar Strategi Masuki Era Kecerdasan Buatan

Ia mencontohkan penggunaan business-ready solutions pada industri health care. Biaya aplikasi di suatu rumah sakit, misalnya untuk rawat jalan dan rawat inap, dikatakan bisa menghabiskan miliaran Rupiah dalam satu tahun. Dengan solusi pay-as-you-go dari Vibicloud ini, pihak rumah sakit tidak perlu mengeluarkan banyak investasi pada setiap aplikasi.

“Bila bisnisnya lagi jelek, ternyata orang Indonesia pada sehat semua. Pihak rumah sakit tidak perlu keluar cost di sisi itu (aplikasinya), sehingga tidak ada cost yang keluar di depan. Efisiensinya bisa sampai 30-40 persen,” ujar Bram.

Baca juga:

Wow, Jutaan Orang Minta Dinikahi Artificial Intelligence!

Selain pada bidang kesehatan, business-ready solutions ini juga bisa digunakan pada konsep smart city, cyber security, financial services, retail/B2C, dan cross industry.

Sementara itu disisi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), Bram melanjutkan, solusi ini telah diadopsi, salah satunya oleh perusahaan logistik daging. Semenjak menggunakan business-ready solutions, bisnis yang dijalankan oleh pemasok daging itu mengalami pertumbuhan sangat tinggi.

“Efeknya sangat kelihatan. Customer kami sekarang fokus di bisnis mereka, bukan lagi repot di permasalahan IT. Mereka bisa jualan dan mengembangkan bisnisnya,” pungkas Bram.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories