Viral Order GrabFood Ternyata Daging Babi, Grab Indonesia Minta Maaf

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Grab Indonesia buka suara atas viralnya video yang menceritakan pengalaman pria muslim tak sengaja mengkonsumsi daging babi karena tidak ada label non halal di layanan GrabFood.


Lewat akun @GrabID, Grab Indonesia pun meminta maaf karena ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Grab Indoensia juga meminta nomor ponsel pemesan sekaligus kode pesanan untuk meneruskan kejadian ini ke tim terkait.


“Hai Kak Fahmi, Maaf banget untuk hal ini yang membuat Kakak tidak nyaman. Boleh informasikan ke aku nomor ponsel Kakak dan Kode pesanannya agar aku bisa teruskan ke tim terkait ya Kak,” kata Grab menanggapi keluhan.


Hingga berita ini dimuat, belum diketahui bagaimana kelanjutan kasus ini. Yang jelas kejadian ini telah viral di media sosial, banyak netizen yang menanggapi kasus ini, bahkan cuitan terkait “Babi” berada di puncak trending topik.

Baca Juga:

Viral Penipuan Restoran Bodong di GrabFood


Untuk diketahui, sebuah video yang menceritakan pengalaman pria muslim tak sengaja mengkonsumsi daging babi viral di media sosial. Video diunggah oleh akun Twitter @Fkadrun pada tanggal 11 Juli 2021.


Dalam video, tampak seorang pria yang syok setelah mengetahui makanan yang ia order dari GrabFood ternyata haram.
Saat order, ia mengaku tidak tahu makanan yang dipesannya haram karena tak ada label atau keterangan yang ditampilkan dalam aplikasi.


“Astagfirullahaladzim, beli makanan di Grab udah habis setengah. Pas browsing ternyata non halal. Aku makan babi,” kata pria dalam video.


Ia bercerita bahwa makanan ia pesan secara online dari gerai Nasi Campur 99 yang berada di kawasan Karanganyar. Ia memesan menu Paket Murmer 2 seharga Rp 35.000.

Baca Juga:

Serba-serbi Viral BTS Meal: Ojol Berkerumun


Dalam keterangan hanya tertera informasi bahwa menu tersebut berisi nasi hainan, lapicong, bakso goreng, telur kecap, sayur asin, kuah merah, kuah coklat dan lain-lain.


Tidak dijelaskan bahwa makanan merupakan olahan daging babi dan tidak ada label non halal. Ia baru mengetahui setelah browsing di Google.


“Istri saya nanya, ini makanannya beli di daerah mana? Akhirnya saya searching ternyata di Google tempat makanan tersebut jual makanan non halal,” jelasnya.


“Di GrabFood tidak ada sama sekali keterangn non halal, saya kira normal-normal saja. Ya mohon maaf saya sendiri awam, kita sebagai muslim gak tahu yang kaya gini (olahan babi),” tambahnya.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories