Vivo Siap Boyong V5s ke Indonesia, TKDN Sudah 32%

Technologue.id, Bandung – Seperti Yang sempat Technologue.id kabarkan sebelumnya, Vivo V5s dipastikan masuk pasar Indonesia pada bulan depan. Sebagai smartphone 4G, Jika pihaknya ingin memasarkan produk smartphone di Indonesia, setiap vendor diharuskan untuk bisa memenuhi regulasi pemerintah. Sebab, regulasi pemerintah terkait pemenuhan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada perangkat 4G kini sudah mencapai 30 persen di 2017.

Terhadap Hal ini, Brand Director Vivo Mobile Indonesia, Peter Wang menyatakan kesiapannya dalam memenuhi peraturan tersebut. Tak terkecuali pada seri V5s terbarunya itu. Produsen asal China yang kerap gencar dengan lini ponsel selfienya telah mencapai TKDN 30 persen.

“Untuk V5s kami sudah berhasil memenuhi TKDN 32%,” ujarnya saat acara media trip yang turut memastikan kapan kehadiran ponsel V5s di Maja House, Bandung, Senin kemarin (17/4/2017).

Lebih dari itu, Wang juga mengaku Vivo menetapkan target TKDN sebesar 40 persen tahun depan. Lantas untuk memenuhi TKDN, Vivo telah memiliki pabrik di Cikupa, Tangerang yang dibangun tahun lalu.

“Di Indonesia kami sedang membuat pabrik yang kedua, targetnya kami akan memproduksi satu juta unit per bulan,” tambah Wang.

Sebagai informasi, Vivo sendiri memiliki pabrik di tiga negara yaitu China, India dan Indonesia. Pabrik Vivo di China sekarang diklaim Wang mampu memproduksi hingga 100 juta unit smartphone per tahun.