Technologue.id, Jakarta – Media player lintas platform, VLC, didera masalah keamanan.

Dilansir dari Gizmodo, Selasa (23/7/2019), cacat keamanan yang baru ditemukan ini berpotensi sangat serius sehingga pengguna disarankan menghapus VLC sampai developer di balik VideoLAN Project dapat menambal cacat tersebut.

Baca Juga:
Hati-hati, Peretas Sebar Malware Melalui Video Game Populer Palsu

Keretanan ini pertama kali ditemukan oleh badan keamanan Jerman CERT-Bund. Cacat keamanan dalam VLC (terdaftar sebagai CVE-2019-13615) ini diberi skor 9,8, yang mengklasifikasikannya sebagai “kritis.”

VLC menemukan security hole yang diklasifikasi sebagai kritikal yang dapat memberikan akses Remote Code Execution (RCE). Dengan artian, Security hole VLC berpotensi memberikan akses peretas untuk meretas device dan melihat semua files didalamnya.

Parahnya, peretas dapat menginstal, memodifikasi, atau menjalankan perangkat lunak tanpa otorisasi.

Baca Juga:
Grup Peretas Keamanan di Facebook Masih Gentayangan

Beruntungnya, belum ada tangan usil yang memanfaatkan kelemahan ini, meski VLC versi Windows, Linux, dan Unix, semuanya ikut terjangkiti.

VideoLAN sendiri sedang mengerjakan perbaikan sistem keamanan platform-nya, yang baru rampung 60 persen. Selagi menunggu selesai, tidak ada salahnya menghapus instalasi VLC dan beralih ke media alternatif seperti KMPlayer atau Media Player Classic.