VMware Umumkan Kehadiran Platform Blockchain Kelas Enterprise

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – VMware, Inc. mengumumkan telah tersedianya VMware Blockchain dalam membangun sebuah fondasi digital terpercaya bagi perusahaan dalam membangun jaringan bisnis dan meluncurkan aplikasi-aplikasi krusial bisnis yang terdesentralisasikan. VMware Blockchain menghadirkan sebuah platform berkelas enterprise yang bisa diekstensifikasikan dengan skalabilitas yang tinggi, guna mengurai data yang terisolasi, sehingga data tersebut menjadi lebih leluasa bergerak dengan aman, privat dan secara instan.

Bisnis bertumpu pada data dan workflow di mana penerapan strategi shared source of truth justru bisa menghambat terciptanya sebuah nilai bagi perusahaan akibat kompleksitas yang ditimbulkannya. Data acap kali terisolasi di dalam perimeter sebuah perusahaan. Butuh biaya tinggi untuk mengakses dan proses penyesuaian data tersebut di luar perimeter menjadi. Langkah ini dirasa tidak efisien. Agar integritas dan privasi data terjaga, dibutuhkan sebuah jaringan multi pihak yang terpercaya. Ini juga penting untuk menghadirkan sebuah lingkungan enterprise yang tangguh dan dapat menyesuaikan dengan ekosistem global.

“Selama ini kita fokus membangun platform blockchain berkelas enterprise yang memenuhi hampir seluruh kebutuhan aplikasi yang ketat untuk tipe workload yang membutuhkan layanan blockchain yang andal dan berperforma tinggi, seperti pada industri layanan finansial maupun beragam jenis workload terdistribusi lain yang krusial,” tutur Brendon Howe, Vice President and General Manager, Blockchain, VMware. “VMware Blockchain menghadirkan fitur-fitur kelas enterprise yang dibutuhkan oleh pelanggan untuk mendukung produksi dan dalam menghadirkan fleksibilitas agar terus dapat beradaptasi dengan kebutuhan-kebutuhan baru di masa depan di tengah dinamika yang terjadi di kancah blockchain saat ini.”

Platform VMware Blockchain versi beta diumumkan pertama kalinya di perhelatan VMworld 2018 Europe, menghadirkan beragam keunggulan kapabilitas berkelas enterprise, seperti ekstensibilitas, keamanan dan privasi, performa, serta skalabilitas. Bagi perusahaan yang tengah mencari solusi untuk membangun konsep shared source of truth, membangun kepercayaan sekaligus menjaga privasi, sehingga workflow multi pihak bisa berjalan secara lebih efisien. VMware memahami pentingnya operasi pada hari ke-0 dan ke-2 dalam mendukung perusahaan membawa solusi-solusi blockchain mereka ke produksi melalui kehadiran set kapabilitas operasi yang lengkap, seperti kemudahan dalam penggelaran, pemonitoran, manajemen, kemudahan upgrade, hingga tersedianya dukungan berkelas dunia.

Makin banyaknya perusahaan yang mengandalkan pada blockchain untuk menangani transaksi multi pihak, faktor kunci agar platform blockchain yang diterapkan mampu menghasilkan performa dan skalabilitas tinggi adalah pada ragam pilihan yang dihadirkan pada mekanisme konsensus yang digelar. VMware Blockchain Scalable Byzantine Fault Tolerance (SBFT), merupakan mesin konsensus berkelas enterprise yang dikembangkan secara internal oleh VMware Research. Mesin ini dirancah agar mampu menjadi solusi atas beragam permasalahan terkait skalabilitas dan performa pada solusi blockchain, sekaligus mampu menjaga tingkat toleransi untuk jumlah kegagalan serta pertahanan terhadap serangan-serangan berbahaya. SBFT mendesentralisasi trust dan mendukung tata kelola yang tengah dijalankan di jaringan multi pihak.

Sebagai sebuah platform berkelas enterprise untuk proses-proses multi pihak, VMware Blockchain menghadirkan beragam keunggulan dari sebuah arsitektur berlapis dengan platform ledger dan smart contract language yang masing-masing terpisah. VMware Blockchain mendukung DAML, smart contract language sumber terbuka yang diciptakan oleh mitra teknologi VMware Blockchain, Digital Asset. Arsitektur platform VMware Blockchain meliputi mesin eksekusi virtual smart contract yang memudahkan dalam ekstensifikasi platform untuk mendukung smart contract languages tambahan lainnya.

Pembangunan infrastruktur krusial di lingkup aplikasi layanan finansial, manufaktur, hingga rantai suplai berbasis ritel dan layanan industri tengah gencar-gencarnya diterapkan melalui pendayagunaan teknologi-teknologi blockchain guna mengatasi titik-titik permasalahan pada sebuah sistem yang silo dan tak terkoneksi.

Bagi perusahaan layanan finansial, teknologi blockchain mendukung operasional yang ramping dan simpel, sehingga waktu pemrosesan yang dibutuhkan oleh bank itu sendiri, diler-broker, pemroses pembayaran, maupun institusi-institusi lainnya dapat dipangkas seefisien mungkin. Teknologi ini meminimalkan proses-proses yang dilakukan secara manual, adanya duplikasi perintah, serta mendukung terciptanya pusat-pusat profit baru pada sebuah perusahaan, terutama dengan adanya fitur-fitur, seperti trade clearing maupun settlement. VMware Blockchain saat ini tengah merintis menjadi yang terkemuka bagi pelanggan di kancah layanan finansial bersama dengan mitranya, di antaranya seperti Accenture dan Digital Asset.

“Inovasi yang kami galang bersama VMware di bidang blockchain menghadirkan cara baru dalam menjalankan bisnis yang membawa beragam keunggulan bagi berbagai lini industri,” ujar Yuval Rooz, co-founder and CEO of Digital Asset. “VMware Blockchain terintegrasi dengan DAML smart contracts dari Digital Asset. Integrasi ini menghadirkan privasi bagi pihak-pihak yang terlibat di dalam workflow yang sama. Kini bahkan kompetitorpun juga bisa mengembangkan kolaborasi di platform ledger terdistribusi yang menghadirkan trust dan privasi tinggi.”

VMware bersama Digital Asset juga menjalin kemitraan dengan sejumlah pelanggan yang kaya akan inovasi, seperti Broadridge Financial Solutions dan Australian Securities Exchange (ASX), yang membutuhkan fondasi berupa teknologi berkelas enterprise yang tangguh.

Satu perusahaan teknologi finansial global yang memroses transaksi senilai triliunan dollar setiap tahunnya bagi ribuan pihak, yakni Broadridge Financial Solutions, memahami kebutuhan mereka akan sebuah platform blockchain yang berkelas enterprise untuk mendukung solusi Distributed Ledger Technology Repurchase Agreement (DLT Repo).

“Broadridge fokus dalam mengembangkan solusi-solusi berbasis blockchain yang mentransformasi infrastruktur pasar modal, mendukung klien dalam menciptakan efisiensi operasional serta menciptakan beragam peluang baru,” ucap Horacio Barakat, Head of DLT Repo for Broadridge Financial Solutions. “VMware Blockchain menghadirkan sebuah platform untuk pemodelan dan penerapan kesepakatan multi pihak pada platform Scalable Byzantine Fault Tolerant. Solusi ini mendukung terbangunnya sebuah source of truth yang digunakan bersama dan terpercaya, sehingga proses repo dapat berjalan dalam bingkai automasi dan secara digital. Memangkas kebutuhan untuk rekonsiliasi.”

Sebagai perusahaan yang masuk dalam daftar 10 bursa terbaik dunia, ASX mengeksekusi jutaan transaksi perdagangan setiap bulannya. Ratusan ribu investor bergantung pada keandalan infrastrukturnya. ASX membutuhkan sebuah solusi baru yang akan mendukung peningkatan volume transaksi dan keamanan dalam penggunaan data lintas pengguna, sekaligus melindungi privasi penggunanya.

“Paduan VMware Blockchain dan kepiawaian Digital Asset dalam mengembangkan smart contracts dan teknologi distributed ledger mendukung kami dalam mentransformasi dan memodernisasi infrastruktur di pasar modal Australia,” Dan Chesterman, chief information officer of ASX. “DLT mendukung lembaga layanan finansial dalam mentransformasi data, menjaga privasi dan kerahasiaan, serta memangkas proses-proses manual yang masih acap dipakai di industri layanan finansial.”

“Dengan membuka seluruh potensi dari pemanfaatan data di lingkup digital, sistem multi pihak yang didukung oleh teknologi blockchain ini mampu menghadirkan nyawa baru bagi industri dan turut mentransformasi perusahaan dalam berkolaborasi. Turut membangun kembali industri layanan finansial masa kini, contohnya dengan perombakan pada proses transaksi, dari pembayaran hingga proses pascatransaksi perdagangan,” ujar David Treat, senior managing director, Global Blockchain and Multiparty Systems Lead, Accenture. “Dengan mengoptimalkan paduan teknologi VMware dan Digital Asset, disempurnakan dengan kepiawaian yang dimiliki oleh Accenture di industri, kami berhasil menghadirkan serangkaian kapabilitas ini kepada klien-klien sehingga mampu mendukung mereka dalam mengembangkan produk dan layanan, sekaligus memangkas operasional ketika mereka tengah mengembangkan, mengelola, dan menggelar workflow multi pihak yang begitu kompleks.”

- Advertisement -

Latest News

Intip Spek dan Harga Redmi Note 10S Sebelum Meluncur

Technologue.id, Jakarta - Redmi Note 10S dipastikan meluncur di Indonesia pada 18 Mei 2021 besok. Smartphone ini hadir melengkapi jajaran Redmi Note...

Pahami Syarat Transaksi COD di Masing-masing E-commerce

Technologue.id, Jakarta - Metode pembayaran tunai di tempat atau biasa disingkat COD tengah menjadi sorotan lantaran ada kasus konsumen yang enggan membayar...

5 E-commerce yang Sediakan Pembayaran COD

Technologue.id, Jakarta - Selain bank transfer, salah satu metode pembayaran yang masih diminati oleh konsumen e-commerce adalah bayar di tempat alias COD.

BTS dan BlackPink Beri Selamat Atas Mergernya Gojek – Tokopedia

Technologue.id, Jakarta - Boyband asal Korea Selatan, BTS mengucakan selamat atas mergernya dua raksasa teknologi Gojek dan Tokopedia, Senin (17/5/2021). Ucapan selamat...

Wow, Game Resident Evil Laris 3 Juta Copy dalam 4 Hari

Technologue.id, Jakarta - Game Resident Evil: Village jadi seri terbaik di franchise Resident Evil saat ini. Cuma dalam waktu empat hari saja,...

Related Stories