Wadidaw, Aplikasi Google Family Link Diamuk Bocah

Technologue.id, Jakarta – Aplikasi Google Family Link untuk Anak dan Remaja mendapat rating jeblok di Play Store. Tak tanggung-tanggung, ratingnya hanya sebesar 1,8 berdasarkan pantauan Technologue.id pada Jumat (5/6/2020).

Jebloknya rating aplikasi besutan Google ini lantaran banyaknya pengguna yang merasa terkekang. Sebagian dari mereka tidak bisa bebas menggunakan ponsel dan harus mendapatkan izin orangtua terlebih dahulu ketika ingin menginstall sesuatu.

Baca Juga:

Google Play Permudah Pencarian Aplikasi Anak-anak

Melalui kolom rating dan ulasan, para pengguna melontarkan kegeramannya dengan aplikasi ini. Mereka bahkan menuntut Google untuk segera menghapusnya.

“APK ga guna manusia itu punya naluri untuk bebas, dan tuhan memberi kebebasan pada manusia asal tidak semena-mena, dan APK ini mengubah kebebasan saya dari Tuhan. Mohon Google hapus APK ini,” ujar salah seorang pengguna.

“Aplikasi ini mungkin bagus untuk orangtua, tapi tidak untuk anak. Aplikasi ini berpotensi merusak hubungan anak dan orangtua karena hak kebebasan anak dirampas,” tambah yang lain.

Baca Juga:

Google Drive Punya Sistem Keamanan Baru

Tidak hanya itu, sumpah serapah juga tidak ketinggalan, salah seorang pengguna bahkan menuliskan, “APK ga jelas, Google bakalan jadi perusahaan bangkrut. Gw lebih milih China bikin OS baru daripada Google sialan!”

Google Family Link untuk Anak dan Remaja sendiri merupakan aplikasi untuk memantau aktivitas anak-anak dan remaja dalam menggunakan ponsel. Aplikasi ini juga memungkinkan orangtua mengontrol banyak hal mulai dari waktu penggunaan ponsel, memantau lokasi anak, bahkan mengatur ponsel anak terkunci secara otomatis.

Recent Articles

Data Pelanggan Bocor, Telkomsel Janji Berbenah

Technologue.id, Jakarta - Telkomsel secara resmi menyatakan komitmennya dalam menjaga keamanan data pelanggan. Anak perusahaan Telkom Group tersebut mengaku akan berbenah agar...

Kisah Hidup Karakter Antonio dari Free Fire

Technologue.id, Jakarta - Free Fire adalah game mobile battle royale paling populer di dunia saat ini. Game ini memiliki sistem karakter yang...

TikTok Hapus 50 Juta Video Bermasalah di Paruh Kedua 2019

Technologue.id, Jakarta - Aplikasi media sosial TikTok mengatakan bahwa pihaknya telah menghapus lebih dari 49 juta video dari platformnya selama paruh kedua...

Bercerai dengan Intel, Segini Keuntungan yang Didapat Apple

Technologue.id, Jakarta - Dalam gelaran WWDC 2020, Apple mengkonfirmasi perpisahannya dengan Intel. Sejumlah pihak menilai keputusan ini diambil guna menghemat pengeluaran perusahaan.

WFH Bikin Penjualan PC Meningkat Secara Global

Technologue.id, Jakarta - Pandemi Covid-19 banyak mengubah paradigma tentang banyak hal, termasuk bisnis. Beberapa industri ada yang berdampak sangat buruk, namun di...

Related Stories